27.1 C
Jakarta
Jumat, Desember 3, 2021

15 Tahun BUI menanti Pelaku Pemerkosa Gadis Belia 10 Tahun

  1. 15 Tahun BUI menanti Pelaku Pemerkosa Gadis Belia 10 Tahun

Mataram- Seorang pria berinisial M pemilik KTP Dusun Menggala Timur Desa Pemenang Kabupaten Lombok Utara Kedapatan tengah mencabuli serang gadis bawah umur ( 10) didalam rumahnya, Dusun Dasan Bara, Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat NTB.

Gadis kecil ini panggil Kembang saja. Kembang seorang gadis kecil berusia 10 tahun menjadi korban kekerasan ayah tirinya sendiri. Dia digauli semenjak duduk di kelas 4 hingga Kelas 5 Sekolah Dasar.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa, S.T., S.I.K. dalam Konferensi Pers di Ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak,  Polresta Mataram, Kamis (18/11).
Peristiwa ini berawal pada rabu, 27 Oktober 2021 sekitar pukul 16.00 Wita. Ketika M (56) hendak melakukan aksi bejatnya . Ia mulai dengan membuka setengah celananya dan mencium bibir si kembang sambil kemudian membuka celana dalam. Setelah itu, M, menarik paksa tangan si kembang agar memegang kemaluan M , namun kembang menolak dan berontak.

Saat si pria yang sudah berumur kakek beraksi, kembang berusaha melawan dengan meronta menarik kakinya, akan tetapi si M malah menindih kaki kemba
ng . Diapun
mengancam agar kembang tidak bercerita kepada ibunya.

Dikatakan, Kejadian itu disaksikan langsung oleh ibu kandung korban dari jendela kamar.
” Ia mendobrak kamar dan berteriak hingga Akhirnya ibu korban melaporkan kejadian ini ke Polresta Mataram,” ungkapnya.
Kadek Adi menyampaikan dari pengakuan tersangka, sejak orang tua kembang bercerai, Bunga tinggal satu atap bersama tersangka M di Dasan Bara dan
Ia sudah melakukan aksi bejatnya selama satu tahun, kata Kadek Adi.

Kini M tengah ditahan di Rutan Polresta Mataram dan akan dikenakan Pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76 D atau Pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76 E Undang-undang RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal paling lama15 Tahun penjara. Dan paling minimal 5 tahun penjara.

Penulis : S a h r i r

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

66


 

Latest news

Infrastruktur Jalan Kian Mantap, NTB Gilang Gemilang

  Infrastruktur Jalan Kian Mantap, NTB Gilang Gemilang Mataram-Tanpa infrastruktur tidak ada yang namanya investasi, tanpa investasi tidak ada pembangunan. Tanpa pembangunan tidak ada penyerapan tenaga...
- Advertisement -

BKPB Pemuda Pancasila Sumsel Apresiasi Gerakan 10000 Biopori Dinas PSDA Sumsel

Warta Indonesia | Palembang - Pengurus Wilayah Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana (BKPB) Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Selatan mengapresiasi langkah-langkah konkrit penanggulangan maupun pencegahan...

PMI Jakarta Selatan Berkolaborasi bersama Kalibata City Menggelar Donor Darah”Bulan Dana Happy”

Warta.in, Jakarta | - Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta mulai berkurang. Sebab para pendonor dihinggapi rasa khawatir terpapar Covid-19....

Diduga Aparat Terima Setoran, Discotique Nagaya Bebas Beroperasi 24 Jam

Warta.in Medan- Disaat Kota Medan sedang menetapkan PPKM Level 2, disaat itu pula sejumlah tempat hiburan dibatasi jam operasionalnya. Tetapi tidak dengan Tempat Hiburan...
Related news

Infrastruktur Jalan Kian Mantap, NTB Gilang Gemilang

  Infrastruktur Jalan Kian Mantap, NTB Gilang Gemilang Mataram-Tanpa infrastruktur tidak ada yang namanya investasi, tanpa investasi tidak ada pembangunan. Tanpa pembangunan tidak ada penyerapan tenaga...

BKPB Pemuda Pancasila Sumsel Apresiasi Gerakan 10000 Biopori Dinas PSDA Sumsel

Warta Indonesia | Palembang - Pengurus Wilayah Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana (BKPB) Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Selatan mengapresiasi langkah-langkah konkrit penanggulangan maupun pencegahan...

PMI Jakarta Selatan Berkolaborasi bersama Kalibata City Menggelar Donor Darah”Bulan Dana Happy”

Warta.in, Jakarta | - Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta mulai berkurang. Sebab para pendonor dihinggapi rasa khawatir terpapar Covid-19....

Diduga Aparat Terima Setoran, Discotique Nagaya Bebas Beroperasi 24 Jam

Warta.in Medan- Disaat Kota Medan sedang menetapkan PPKM Level 2, disaat itu pula sejumlah tempat hiburan dibatasi jam operasionalnya. Tetapi tidak dengan Tempat Hiburan...
- Advertisement -
error: Content is protected !!