27.7 C
Jakarta
Minggu, Februari 22, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Membangun Karakter dan Prestasi: Laporan MPLS dan Upacara Bendera SMPN 4 Ciasem 2025

Membangun Karakter dan Prestasi: Laporan MPLS dan Upacara Bendera SMPN 4 Ciasem 2025

Subang. Warta. In. – SMPN 4 Ciasem memulai tahun ajaran baru 2025 dengan menggelar upacara bendera pada hari Senin, 14 Juli 2025. Upacara ini menandai dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 180 siswa baru yang terbagi dalam enam kelas.

Upacara bendera berlangsung khidmat dan menjadi ajang perkenalan siswa baru dengan lingkungan sekolah serta para guru. Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga memberikan penghargaan kepada kakak kelas yang berprestasi di tingkat kecamatan, baik dalam kategori solo maupun rampak. Selain itu, sekolah juga mengapresiasi prestasi siswa dalam jambore pramuka di Karangkitri, Bekasi, yang mengharumkan nama SMPN 4 Ciasem.

Kegiatan MPLS bertujuan untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, memahami budaya belajar, serta menaati tata tertib yang berlaku. MPLS merupakan momen penting bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan yang akan menjadi tempat mereka belajar dan berkembang selama tiga tahun mendatang. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap awal tahun ajaran.

Kepala Sekolah SMPN 4 Ciasem, Ade Tahyudin, menyampaikan bahwa MPLS diharapkan dapat membantu 180 siswa baru menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah. Dengan adaptasi yang baik, siswa diharapkan dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar secara optimal di SMPN 4 Ciasem.

Menindaklanjuti himbauan dari Bapak Gubernur dan Bapak Bupati terkait surat edaran kegiatan belajar yang dimulai pukul 06.30, SMPN 4 Ciasem juga menerapkan kebijakan serupa. Bapak Ade Tahyudin menghimbau seluruh siswa untuk hadir di sekolah pada pukul 06.30 WIB, dan seluruh guru diharapkan menyesuaikan diri dengan jadwal yang telah ditetapkan. Selain itu, beliau juga mengarahkan guru untuk tidak memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa.

Terkait keamanan dan keselamatan siswa, Bapak Ade Tahyudin menghimbau orang tua untuk melarang anak-anak membawa sepeda motor ke sekolah. Jika memungkinkan, siswa diantar oleh orang tua atau diperbolehkan membawa sepeda. Hal ini bertujuan untuk mencegah siswa bolos sekolah dan mengurangi risiko kehilangan kendaraan.

Kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari, dan kegiatan belajar mengajar akan kembali berjalan normal mulai Senin depan. Pada hari pertama MPLS, siswa-siswi diperkenalkan dengan seluruh fasilitas sekolah, guru-guru, serta Kepala Sekolah, Bapak Ade Tahyudin. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh semangat

Berita Terkait