26.3 C
Jakarta
Sabtu, Maret 21, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Hj.Desi Kurniati Malik dan toko masyarakat desa Sukamulya lakukan giat poging DBD di Jumat berkah

Bekasi – Khawatir Wabah penyakit Demam Berdarah (DBD). Desa Sukamulya menggerakkan sejumlah tokoh masyarakat setempat bersama Tim Salam Perubahan Jilid 2, mencegah penyebaran dengan melakukan Poging, Jumat (31/10/2025).²

Demam Berdarah Dengue (DBD) yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Gejala DBD meliputi, Demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, bercak kemerahan pada kulit, Perdarahan pada hidung, hingga kematian.

Hj. Desi Kurniati Malik, SH, Warga Desa Sukamulya, melakukan giat Poging antisipasi penyebaran wabah DBD di wilayah Desa Sukamulya bersama sejumlah tokoh masyarakat.

“Kami lakukan aktivitas ini berharap agar masyarakat bisa menjalankan aktivitas dengan senyuman sehat tanpa rasa khawatir,” Ujar Hj. Desi Kurniati Malik, SH, tuturnya.

“Kami Bersama Tim Salam Perubahan Jilid 2 selalu menampung aspirasi masyarakat Desa Sukamulya, dan akan segera merealisasikan bersama tim, “Jelasnya.

Sementara itu, Ibu Amsiah warga Desa Sukamulya, dirinya mengucapkan banyak terimakasih kepada Ibu Desi Kurniati Malik, SH.

“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Ibu Desi Kurniati Malik atas kepeduliannya terhadap masyarakat Desa Sukamulya, dengan adanya giat poging ini saya berharap dilakukan secara rutin,” Pungkasnya.

Giat Poging ini tidak hanya membantu mengurangi populasi nyamuk DBD, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan langkah-langkah pencegahan bisa terhindar dari penyakit DBD.. Semoga upaya ini dapat membantu mengurangi kasus DBD di Desa Sukamulya dan sekitarnya.

Berita Terkait