Warta.in-RejangLebong,Bengkulu
Warga Desa Duku Ulu, Kecamatan Curup Timur Sekitar pukul 06.40 WIB, dikejutkan dengan penemuan seorang perempuan yang tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi yang mengenaskan. Perempuan tersebut diketahui bernama Emilida Gustianti (52), Senin (8/12/2025)
Pertama kali yang Menemukan Korban ialah warga setempat lalu bergegas melaporkannya kepada kepala desa. Sesaat di lokasi, Kepala Desa dan warga langsung membawa korban ke RS Annisa untuk mendapatkan pertolongan medis. Sangat disayang kan pada saat di rumah sakit, ternyata korban sudah dinyatakan meninggal dunia.
Informasi dibenarkan oleh Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, melalui Kasi Humas AKP Sinar Simanjuntak, menjelaskan, bahwa pihak polres menerima informasi dari warga atas dugaan tindak pidana dengan seorang korban yakni berjenis kelamin perempuan. Setelah mendapati laporan tersebut, anggota yang piket diunit SPKT bersama polsek Selupu Rejang unit Intelkam Polsek bergegas menuju lokasi TKP serta meminta keterangan beberapa saksi disekitar Lokasi.
Dari Hasil pemeriksaan bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan beberapa sejumlah luka ringan, yakni lecet di atas bibir kanan, lecet di dahi kiri, serta pendarahan dari hidung dan telinga kiri, termasuk pendarahan aktif dari telinga kanan.
“ bahwa Korban pada saat ditemukan dalam kondisi tergeletak dipinggir jalan dan tidak sadarkan diri. Lalu Tim medis RS An-Nisa menyatakan korban meninggal dunia setelah diberikan pertolongan intensif,” jelas Kasi Humas.
Walaupun begitu, bahwa pihak kepolisian belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindakan kriminal. Sedangkan Barang-barang milik korban tidak ada yang hilang, baik itu HP, dompet, serta tas korban masih utuh. Beberapa saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian juga mengaku tidak mendengar suara benturan atau keributan sebelum korban ditemukan. Akan tetapi, pihak kepolisian menemukan adanya bekas jejak kendaraan roda empat di sekitar lokasi.
Dan keluarga korban juga menolak proses autopsi, lalu meminta jenazah korban langsung dibawa pulang untuk segera dikebumikan. Dari keterangan keluarga korban, bahwa ia (korban,red) baru pulang merantau dari Jakarta dan tinggal di Desa Duku Ulu diperkirakan sekitar empat bulan lalu. Pada saat ditemukan, bahwa korban diketahui berjalan kaki keluar rumah. Dan phak Keluarga juga menjelaskan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung.
“ Sementara ini penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Anggota kepolisian masih berupaya mencari bukti-bukti dan keterangan beberapa saksi, untuk memperkuat pengunkapan penyebab korban meninggal Dunia,” pungkas nya. (A)































