Warta.in-Lebong,Bengkulu
Sangat mengharukan dan menggembirakan datang dari Desa Sungai Lisai, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong. Salah satu putra terbaik desa tersebut telah berhasil lulus menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD dengan lulus murni, tanpa adanya uang yang dikeluarkan seperti biaya sogokan yang sering menjadi perbincangan dikalangan masyarakat, Senin (8/12/2025).
Kesuksesan dan Keberhasilan ini diraih oleh Ardi, putra dari Sugito (nama panggilan Gito, red) suami istri Yang merupakan dari keluarga yang hidup sederhana ditengah desa sungai lisai yang wilayahnya termasuk pelosok yang sangat jauh dari perkotaan, kedua orang tua yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani dan berkebun. Saat ini keduanya bisa membanggakan diri atas jerih payah yang dicapai oleh sang Putra Sulungnya.
Singkat cerita, pada saat lulus sekolah di SMK Negeri Lebong yang berlokasi di desa bentangur, Ardi sempat daftar dan masuk ke jenjang perguruan tinggi di salah satu kampus di kabupaten Rejang Lebong. Pada saat kuliah Ardi diwaktu luang menyempatkan untuk bekerja, tujuannya tidak lain untuk meringankan beban kedua orang tuanya.
Dengan semangat dan tekad yang Kuat Ardi dengan optimis untuk mendaftarkan diri menjadi calon anggota TNI AD yang saat ini pusatnya di Raden Inten Lampung.
Pada saat Awak media ini menghubungi lewat handphone aplikasi WhatsApp terkait apa saja tahapan tes yang dilalui Ardi saat seleksi mengungkapkan bahwa mulai dari tes kesegaran jasmani, materi tes psikologi yang juga harus dipelajari, dan juga Ardi harus menjaga kesehatan fisik yang selalu harus prima.
“ Atas keberhasilan saya ini om, semua berkat dukungan dan doa dari orang tua saya serta teman-teman saya,oy saya juga Terima kasih kepada om selama ini yang sudah baik sama keluarga kami. Alhamdulillah om, dengan tekad serta kerja keras melewati tes mulai dari kesegaran jasmani, psikolog,kesehatan fisik,dan pada akhirnya bisa mengantarkan saya meraih mimpi yang saya cita-citakan sejak kecil om,” kata Ardi lewat handphone aplikasi WhatsApp beberapa minggu yang lalu.
Sekali lagi saya katakan bahwa Kerja keras,jerih payah ,dan doa kepada kalian semua nya yang tidak bisa saya lupakan. Karena, Semua ini dicapai tidak mudah untuk menuju kesuksesan dan kelulusan yang membuat saya menjalankan dengan selalu optimis untuk menjadi abdi negara. Berbagai rintangan dan tahapan seleksi yang sangat ketat yang harus saya lewati.
Pada saat ini bahwa saya ingin membuktikan Kepada semua masyarakat ternyata jalur murni tanpa sogok atau suap itu memeng nyata itu semua dirasakan oleh saya sekarang ini yang akhirnya bisa mengantarkan saya mencapai mimpi serta mewujudkan cita-cita saya selama ini. (A)































