Bencana Hidrometeorologi, DP3AKB Sumut Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Medan ( Warta.In ) — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Sumatera Utara memperkuat perlindungan perempuan dan anak menyusul bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Langkah ini dilakukan karena perempuan dan anak merupakan kelompok paling rentan terdampak dalam situasi bencana.
Kepala DP3AKB Sumut, Dwi Endah Purwanti, menegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana, baik pada masa tanggap darurat maupun pemulihan.
“Dalam situasi bencana, perempuan dan anak menghadapi risiko berlapis. Negara harus hadir memastikan mereka aman dan terlindungi,” ujarnya.
DP3AKB Sumut berkoordinasi dengan BPBD dan perangkat daerah terkait untuk memberikan pendampingan psikososial, mencegah kekerasan berbasis gender, serta melindungi anak dari risiko eksploitasi dan penelantaran di lokasi pengungsian. Selain itu, penyediaan ruang ramah anak di posko pengungsian terus didorong untuk menjaga rasa aman dan kesehatan mental anak.
Menurut Dwi Endah Purwanti, pemulihan pasca bencana tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga penguatan ketahanan keluarga.
“Ketahanan daerah dimulai dari keluarga yang kuat. Melindungi perempuan dan anak berarti membangun pemulihan masyarakat yang berkelanjutan,” katanya.
DP3AKB Sumut mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dan kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak agar penanganan bencana di Sumatera Utara berjalan lebih inklusif dan berkeadilan.(su16)






























