29.6 C
Jakarta
Jumat, Januari 16, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Komunikasi Organisasi Buruk Picu Masalah Fasilitas dan Tingginya Absensi Karyawan

Tangerang Selatan | 21 Desember 2025 | Wartain Banten: Sebuah mini riset mahasiswa Universitas Pamulang mengungkap bahwa komunikasi organisasi yang buruk menjadi akar masalah keterlambatan perbaikan fasilitas kerja dan tingginya absensi karyawan di sebuah perusahaan manufaktur. Studi kualitatif ini dilakukan melalui wawancara, observasi, serta analisis dokumen internal perusahaan.

Hal tersebut terungkap oleh Asya Pebria Jahra, Muhammad Fariz Fahlepi, dan Nabila Rhea Audrysca dalam hasil mini riset menunjukkan bahwa pola komunikasi perusahaan masih dominan satu arah: instruksi turun dari manajemen tanpa ruang dialog atau umpan balik. Akibatnya, berbagai keluhan terkait kerusakan alat produksi, ruang kerja yang tidak nyaman, hingga pendingin ruangan bermasalah sering terlambat ditangani karena informasi tidak tersampaikan dengan cepat dan jelas. Dampak lanjutan dari kondisi tersebut terlihat pada turunnya motivasi dan meningkatnya ketidakhadiran karyawan.

Peneliti menekankan bahwa komunikasi formal maupun informal merupakan faktor penting dalam menjaga operasional perusahaan tetap lancar. Minimnya forum diskusi, kurangnya komunikasi lintas divisi, serta tidak adanya sistem pelaporan digital menyebabkan keluhan berulang tanpa solusi yang pasti. Karyawan pun merasa tidak dilibatkan dalam proses manajerial, sehingga menurunkan rasa memiliki dan kedisiplinan kerja.

Sebagai langkah perbaikan, perusahaan mulai menerapkan komunikasi kolaboratif melalui forum antar-divisi serta rencana digitalisasi laporan internal. Upaya ini dinilai dapat mempercepat penyampaian informasi, membuka ruang aspirasi, dan meningkatkan transparansi proses perbaikan fasilitas.

Mini riset ini menegaskan bahwa komunikasi organisasi bukan sekadar penyampaian instruksi, tetapi fondasi hubungan kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Dengan komunikasi dua arah yang terbuka, perusahaan diharapkan mampu mempercepat penyelesaian masalah fasilitas kerja dan mengurangi tingkat absensi karyawan. (Wartain Banten)

 

Penulis : Chairul Daffa Firmansyah (Mahasiswa Universitas Pamulang)

Berita Terkait