29.6 C
Jakarta
Jumat, Januari 16, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Peningkatan Jalan Desa Muara Gula Baru Disorot Diduga Menyimpang dari RAB Kabupaten Muara Enim

Warta In,

“Muara Enim –21 Desember 2025. Proyek peningkatan jalan di Desa Muara Gula Baru, Kabupaten Muara Enim, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pekerjaan yang bersumber dari anggaran pemerintah APBD TA 2025,kabupaten muara Enim Sumatera Selatan. tersebut,”diduga kuat tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Pantauan di lapangan menunjukkan kualitas jalan yang dinilai jauh dari standar, mulai dari ketebalan lapisan pengerasan yang diduga dikurangi, penggunaan material yang dipertanyakan mutunya, hingga hasil pekerjaan yang tampak asal jadi.

Bangunan tersebut,dikerjakan oleh CV Putra Enim Lemusi dengan nilai Rp978,500,000,00,.(Sembilan Ratus Tujuhpuluh lapan juta,Lima ratus ribu rupiah).37 hari kalender masah kerja.

“Kalau sesuai RAB,pengerjaan pasti berkualitas baik, warga menduga ada pengurangan volume,” ungkap seorang warga dengan nada kecewa.

Tak hanya soal kualitas fisik, warga juga menyoroti,”Kondisi ini memunculkan dugaan adanya  penyimpangan dalam pelaksanaan proyek, Pembangunan baik dari sisi teknis maupun administrasi. Jika dugaan tersebut terbukti, proyek ini berpotensi merugikan keuangan negara dan mencederai tujuan pembangunan infrastruktur desa.

“Masyarakat mendesak,” Inspektorat Kabupaten Muara Enim untuk segera turun tangan melakukan audit dan pemeriksaan fisik di lapangan. Selain itu, DPRD Kabupaten Muara Enim diminta tidak tutup mata dan menjalankan fungsi pengawasan secara serius.

“Kami minta aparat jangan diam. Kalau dibiarkan, proyek seperti ini akan terus terulang dan rakyat yang dirugikan,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi teknis terkait belum memberikan klarifikasi resmi atas dugaan ketidaksesuaian pekerjaan dengan RAB tersebut.

Warga menyatakan akan menempuh jalur pelaporan resmi, termasuk melibatkan aparat penegak hukum, apabila ditemukan indikasi kuat penyimpangan yang mengarah pada praktik korupsi.

Dengan terbitnya berita akurat dan berimbang,sala satu tim media tela konfirmasih kepada ibu Mira selaku PPk dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang,(PUPR)kabupaten muara Enim,melalui pesan whaatshap,namun sangat disayangkan tidak direspon atau dijawab.alias PPK nya bungkam.

(Red)

Berita Terkait