Wartain Banten | Pemerintahan | 11 Januari 2026 — Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, menghadiri perayaan Natal perdana yang digelar di Gereja Bersama Citra Maja City, Kabupaten Lebak, pada Sabtu (10/1/2026). Kehadiran Wakil Gubernur tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap kehidupan beragama yang rukun dan harmonis di Provinsi Banten.

Dalam sambutannya, Dimyati menegaskan bahwa perayaan Natal tidak hanya dimaknai sebagai seremoni keagamaan semata, melainkan sebagai momentum penting untuk memperkuat kasih sayang, empati, dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.
Menurutnya, esensi utama Natal adalah kasih yang lahir dari rasa persaudaraan antarsesama. Dengan memandang satu sama lain sebagai satu keluarga besar, Dimyati meyakini perbedaan yang ada justru dapat menjadi kekuatan untuk saling memahami dan menjaga kebersamaan.
“Kasih sayang itu lahir dari rasa persaudaraan. Kalau kita merasa satu saudara, satu keluarga, maka kita akan lebih mudah memaafkan, memahami, dan menjaga kebersamaan,” ujar Dimyati.

Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah menekankan pentingnya solidaritas sosial sebagai wujud empati dengan mengajak masyarakat saling membantu tanpa memandang latar belakang.
“Provinsi Banten adalah daerah yang aman, damai, dan terbuka. Tidak perlu ada rasa takut bagi siapa pun. Pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat akan terus menjaga toleransi dan kerukunan ini,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Lebak Halson Nainggolan mengapresiasi perayaan Natal bersama sebagai simbol persatuan, seraya menegaskan bahwa perbedaan merupakan kekayaan yang memperindah kehidupan bermasyarakat.
“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi menjadi kekayaan dan keindahan dalam kehidupan,” kata Halson.

Sejalan dengan pandangan tersebut, Kepala Subdirektorat PUPB Direktorat Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama, Pdt. Mangarerak Baringbing, menilai kegiatan ini menjadi media strategis dalam menumbuhkan solidaritas sekaligus memperkokoh moderasi beragama.
Pandangan serupa juga disampaikan perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lebak, Pdt. Robert Nixon Kindangen, yang menegaskan bahwa kehadiran Gereja Bersama merupakan cerminan nyata kerukunan antarumat yang perlu dijaga dan dilestarikan bersama..(WartainBanten)































