26.1 C
Jakarta
Jumat, Januari 16, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Gubernur Banten Resmikan Masjid Al-Istiqlaliyyah dan Hadiri Isra Mikraj di Pasar Kemis

Wartain Banten | Pemerintahan | 16  Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni meresmikan Masjid Al-Istiqlaliyyah sekaligus menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kamis (14/1/2026) malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi titik awal dan pilar utama dalam pembangunan peradaban Islam. Ia berharap Masjid Al-Istiqlaliyyah dapat menjadi pusat penguatan keimanan, persatuan umat, serta pembinaan generasi yang berakhlak mulia.

“Alhamdulillah, saya dan Pak Maesyal (Bupati Tangerang) selalu mendapatkan bimbingan dari Abah Entoh. Kehadiran masjid ini diharapkan menjadi pusat penguatan keimanan dan persatuan umat,” ujar Gubernur Andra Soni.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memohon doa restu dan bimbingan dari para ulama agar senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, serta amanah dalam memimpin Provinsi Banten. Ia menekankan pentingnya peran ulama dalam menjaga moral, persatuan, dan kesejukan di tengah masyarakat.

Gubernur turut mengucapkan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah yang selama ini secara berkelanjutan mengikutsertakan pemerintah dalam berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan kasepuhan. Ia juga memanjatkan doa agar Pengasuh Ponpes, KH. Totoh Tohari Romli, senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam membina serta membimbing umat.

Mercusuar Nilai Keimanan

Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa peresmian Masjid Al-Istiqlaliyyah sebagai masjid kasepuhan di Tangerang Raya merupakan momen strategis untuk mengingatkan pentingnya membangun peradaban berlandaskan iman dan akhlak mulia.

“Masjid ini bukan sekadar bangunan fisik yang megah, melainkan rumah suci tempat sujud, pusat persaudaraan, serta mercusuar nilai-nilai keimanan dan peradaban. Dari masjid inilah diharapkan lahir doa-doa yang menguatkan dan langkah-langkah kebaikan bagi masyarakat,” tutur Maesyal.

Bupati berharap masjid ini dapat memperkuat harmoni sosial di Kabupaten Tangerang, serta menciptakan masyarakat yang berakhlak mulia dan diberkahi oleh Allah SWT.

Pesan Abah Sepuh dan Apresiasi Budaya

Pengasuh Ponpes Al-Istiqlaliyyah, KH. Totoh Tohari Romli (Abah Entoh), mengenang pesan Abah Sepuh yang memprediksi Masjid Al-Istiqlaliyyah akan berkembang menjadi masjid bersejarah dan menjadi tempat berkumpul para pemimpin.

“Kelak nanti, masjid ini akan ada menara seperti menara Banten. Dulu, Abah Sepuh mengatakan, di masjid inilah akan hadir para raja-raja,” ungkap Abah Entoh mengenang visi pendahulu.

Dalam acara tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menerima anugerah kehormatan dari Majelis Adat Kerajaan Nusantara sebagai apresiasi atas komitmen menjaga nilai budaya dan persatuan.

Gubernur juga menerima cenderamata dari Abah Entoh. Kegiatan ini dihadiri para raja dan sultan MAKN, Forkopimda Kabupaten Tangerang, alim ulama, tokoh masyarakat, santri, dan ribuan jemaah dari berbagai wilayah Tangerang Raya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para raja dan sultan yang tergabung dalam Majelis Adat Kerajaan Nusantara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, para alim ulama, tokoh masyarakat, santri, serta ribuan jemaah dari berbagai daerah di Tangerang Raya.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum