26.9 C
Jakarta
Selasa, Februari 3, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Gubernur Andra Soni Resmikan Jalan Poros Tiga Desa di Tangerang Lewat Program Bang Andra

Wartain Banten | Pemerintahan | 20 Januari 2026  — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus menunjukkan komitmennya dalam pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa. Melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), Gubernur Banten Andra Soni meresmikan jalan poros desa yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Sindangjaya, Kabupaten Tangerang, Senin (19/1/2026).

Jalan yang diresmikan tersebut memiliki panjang 1.300 meter dengan lebar 4 meter, menghubungkan Desa Sindang Asih, Desa Badak Anom, dan Desa Daon. Ruas jalan ini menjadi akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk menuju fasilitas pendidikan, pelayanan kesehatan, serta area pertanian.

Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur desa merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat.

“Jalan ini kini sudah dapat digunakan melalui Program Bang Andra. Pembangunan ini tidak sekadar memperbaiki akses transportasi, tetapi juga menjaga harapan masyarakat agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih layak,” ujar Andra Soni dalam sambutannya.

Ia menyoroti dampak langsung pembangunan jalan tersebut, khususnya bagi para pelajar yang sebelumnya harus melintasi jalan rusak dan berlumpur, terutama saat musim hujan.

“Jalannya sudah bagus, anak-anak sekolah sekarang tidak perlu lagi membuka sepatu saat berangkat. Ini adalah bagian dari pelayanan pendidikan dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.

Kolaborasi dan Rencana Penanganan Irigasi

Gubernur Andra Soni menegaskan komitmen Pemprov Banten untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota melalui pembagian kewenangan dan penentuan skala prioritas guna mendorong pemerataan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Selain pembangunan jalan, Pemprov Banten juga akan menangani irigasi secara terpadu untuk mendukung produktivitas sekitar 500 hektare sawah, melalui kerja sama lintas sektor dengan pemerintah desa, Pemkab Tangerang, dan BBWSC3 Kementerian PUPR.

“Di belakang kita ini adalah sawah produktif. Insya Allah irigasinya akan ditangani melalui koordinasi lintas sektor bersama pemerintah desa, Pemkab Tangerang, serta Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3) Kementerian PUPR,” tegas Gubernur.

Realisasi Anggaran dan Target 2026

Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan menyampaikan bahwa pembangunan jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari peninjauan Gubernur pada September 2025 dan telah rampung pada Desember 2025 dengan anggaran sekitar Rp6,1 miliar.

“Ini adalah bagian dari Program Bang Andra yang pada tahun 2025 telah merealisasikan pembangunan 61 ruas jalan desa dan satu jembatan di berbagai wilayah Provinsi Banten,” jelas Arlan.

Program Bang Andra sepanjang 2025 telah merealisasikan 61 ruas jalan desa dan satu jembatan di Banten. Pada APBD 2026, Pemprov Banten meningkatkan anggaran Program Bang Andra menjadi Rp164 miliar, termasuk empat titik pembangunan jalan desa di Kabupaten Tangerang.

“Khusus Kabupaten Tangerang, pada tahun APBD 2026 sudah teranggarkan 4 titik pembangunan jalan desa melalui program ini,” tambah Arlan.

Apresiasi Warga

Kepala Desa Badak Anom, Muhamad Sanwani, menyampaikan rasa syukur atas pembangunan jalan yang telah rusak selama sekitar 20 tahun dan kini meningkatkan aktivitas masyarakat.

“Kurang lebih 20 tahun jalan ini rusak dan baru sekarang dibangun. Ketika jalan sudah bagus, aktivitas masyarakat meningkat,” ungkap Sanwani.

Kades berharap adanya dukungan lanjutan dari pemerintah, khususnya penyediaan Penerangan Jalan Umum (PJU) serta pembangunan SMK, mengingat desa telah menyiapkan lahan lebih dari satu hektare untuk fasilitas pendidikan.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum