26.7 C
Jakarta
Selasa, Februari 3, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

KDM Kecewa Berat, Tambang Batu yang Sudah Dihentikan Kembali Beroperasi

KDM Kecewa Berat, Tambang Batu yang Sudah Dihentikan Kembali Beroperasi

SUBANG. | Warta In Subang -— Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), menyatakan kekecewaan mendalam atas kembali beroperasinya aktivitas tambang batu yang sebelumnya telah diberhentikan dan bahkan sudah dipasang garis polisi (police line).

KDM menilai lemahnya pengawasan serta ketidakpedulian aparatur pemerintahan, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, menjadi penyebab utama kerusakan lingkungan dan infrastruktur jalan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saya sangat kecewa. Aparatur pemerintahan dari desa sampai kecamatan seolah tidak peduli terhadap lingkungan dan jalan yang dibangun oleh provinsi,” tegas KDM, di lansir Wartain.co.id dari Medsos Pribadi KDM, Kamis (22/01/2026).

Akibat kondisi tersebut, KDM menyatakan sikap tegas dengan memutuskan tidak lagi melanjutkan pembangunan infrastruktur provinsi di wilayah terdampak. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

“Dengan tegas saya putuskan, silakan dibangun oleh Pemda Subang. Saya sebagai gubernur tidak akan membangun lagi, meskipun saya orang Subang,” ujarnya.

Padahal sebelumnya, KDM mengungkapkan telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan jembatan gantung di Kampung Cigebang, Desa Telagasari, Kecamatan Serangpanjang. Proyek tersebut direncanakan akan direalisasikan pada tahun ini meski dengan keterbatasan anggaran.

“Saya sudah siapkan anggaran. Walaupun anggarannya tipis, saya tetap mengupayakan sekitar Rp6,5 miliar untuk pembangunan jembatan gantung di Cigebang,” ungkapnya.

Namun dengan kembali aktifnya tambang ilegal dan minimnya kepedulian aparatur setempat, rencana pembangunan tersebut kini terancam batal. KDM menegaskan bahwa pembangunan tidak akan berjalan jika lingkungan dan aturan hukum terus diabaikan.

(Bobi Eko)

Berita Terkait