Wartain Banten | Pemerintahan | 26 Januari 2026 — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengatakan Posyandu di Banten terus bertransformasi melalui integrasi layanan primer guna mendekatkan pelayanan dasar kepada masyarakat. Transformasi tersebut dilakukan agar pelayanan semakin lengkap, mudah diakses, dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Posyandu saat ini terus bertransformasi melalui integrasi layanan primer agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih lengkap dan berkelanjutan,” ungkap Tinawati saat menghadiri Penilaian Lomba Posyandu Bina Keluarga Nasional (BKN) dan Kader Berprestasi di Posyandu Mawar C.X Yon Arhanud 1 Koorcab Divif 1 PG Kostrad, Jalan Raya Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin (26/1/2026).

Tinawati menjelaskan, peran Posyandu saat ini tidak lagi terbatas pada pelayanan ibu dan balita. Posyandu telah berkembang untuk melayani seluruh siklus kehidupan masyarakat, mulai dari anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia. Hal tersebut sejalan dengan penerapan standar baru Posyandu, yakni Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM).

Adapun 6 SPM tersebut meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan bidang sosial. Dengan cakupan layanan yang lebih luas, Posyandu diharapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat secara terpadu.
“Melalui Posyandu, kita harapkan pelayanan dasar lebih dekat, mudah diakses, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ucap Tinawati.

Dalam kesempatan itu, Tinawati juga mengapresiasi pelaksanaan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang telah berjalan baik di Posyandu Mawar. Ia menilai peran aktif para kader menjadi kunci keberhasilan Posyandu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain memberikan apresiasi, Tinawati turut menyampaikan sejumlah masukan untuk peningkatan kualitas pelayanan pada empat bidang SPM lainnya agar dapat diimplementasikan secara optimal.
“Saya mengapresiasi seluruh kader Posyandu Mawar atas semangat, kekompakan, dan dedikasinya. Lomba ini bukan semata mencari juara tetapi menjadi sarana belajar, berbagi praktik baik dan memperkuat peran Posyandu di tengah masyarakat,” ucapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi inspirasi bagi Posyandu lainnya di Provinsi Banten dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi inspirasi bagi Posyandu lainnya di Provinsi Banten,” kata Tinawati menambahkan.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Divif 1 PG Kostrad, Ira Ahmad Fikri Musmar, menyampaikan bahwa penilaian Posyandu digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menilai prestasi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan peningkatan kapasitas kader Posyandu untuk mendukung kesehatan keluarga, khususnya ibu dan balita.
“Merupakan momentum dalam rangka bersyukur dan mendukung kesehatan keluarga. Khususnya pada ibu dan balita. Semoga menjadi manfaat nyata bagi kita semua,” paparnya.
Usai penilaian, Tinawati bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang Selatan dan tim penilai melakukan peninjauan langsung ke Posyandu Mawar Arhanud 1, meliputi pelayanan enam SPM, kebun TOGA, TK Kartika IX-19, serta kebun hidroponik. Penilaian ini diikuti Posyandu di bawah naungan Persit Kartika Chandra Kirana TNI AD.(WartainBanten)































