Warta.in || Jateng Rembang || Pemerintah Kabupaten Rembang menindaklanjuti usulan masyarakat terkait infrastruktur pengairan dengan melakukan inventarisasi kondisi bendung yang disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Kaliori, Selasa (3/2/2026). Langkah ini menjadi bagian dari upaya penyiapan perencanaan teknis dan skema pendanaan yang tepat sasaran.
Salah satu usulan prioritas yang dibahas dalam forum tersebut adalah peningkatan fungsi bendung di Desa Babadan, Kecamatan Kaliori. Bendung tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung sistem irigasi pertanian di sejumlah wilayah.
Kepala Desa Babadan, Lastari, menyampaikan bahwa bendung dimanfaatkan oleh petani di Desa Babadan, Karangsekar, Sambiyan, dan Dresi Wetan, sehingga keberadaannya sangat penting bagi kelancaran distribusi air pertanian.
“Bendung ini menopang kebutuhan irigasi beberapa desa. Karena itu kami berharap penanganannya dapat masuk dalam prioritas pembangunan,” ujarnya.
Selain infrastruktur pengairan, usulan lain yang disampaikan desa berkaitan dengan peningkatan konektivitas wilayah melalui pembangunan jalan penghubung antardesa untuk mendukung aktivitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rembang akan memulai penanganan dengan melakukan inventarisasi dan kajian teknis melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU).
Menurutnya, pemetaan kondisi riil di lapangan menjadi dasar penting dalam menentukan langkah penanganan dan sumber pendanaan yang paling tepat.
“Langkah awal kita lakukan kajian teknis untuk melihat kondisi di lapangan. Dari situ baru ditentukan skema penanganan, apakah melalui APBD atau dengan dukungan pendanaan dari pemerintah provinsi maupun pusat,” jelasnya.
Wabup menambahkan, Pemerintah Kabupaten Rembang berkomitmen mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan pembangunan, khususnya untuk infrastruktur yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Karena bendung ini dimanfaatkan oleh beberapa desa sekaligus, tentu akan menjadi perhatian bersama dalam perencanaan pembangunan ke depan,” tegasnya.
Melalui inventarisasi dan perencanaan yang matang, Pemkab Rembang berharap peningkatan fungsi bendung dapat mendukung ketahanan pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Kaliori secara berkelanjutan.
( wik )































