Atap Bocor Tak Tunggu Anggaran, 42 Kepala Sekolah Patokbeusi Gotong Royong Renovasi Kantor Korwil
PATOKBEUSI — Kerusakan parah pada atap bekas Kantor Koordinator Wilayah (Korwil) Patokbeusi tak menunggu uluran anggaran. Atap yang lapuk, berkarat, dan bocor di banyak titik akhirnya direnovasi berkat inisiatif H. Asep Wawan yang menggerakkan kekompakan para kepala sekolah.

Dengan mengandalkan kepedulian dan rasa memiliki, para kepala sekolah sepakat berpartisipasi melalui sumbangan dana pribadi. Mereka berkumpul, patungan, hingga membawa makanan bagi para pekerja sebagai bentuk kebersamaan dalam proses renovasi.
“Partisipasi ini kami lakukan karena bekas kantor korwil ini adalah milik kami bersama. Sebanyak 42 sekolah merasakan langsung betapa pentingnya bangunan ini sebagai rumah koordinasi pendidikan. Walaupun saat ini fungsinya tidak seperti dulu, kami tetap merasa memiliki dan bertanggung jawab menjaganya,” tegas H. Asep Wawan.

Meski saat ini bekas kantor korwil tersebut hanya ditempati pengawas dan penilik sekolah, keberadaannya tetap memiliki nilai strategis dan historis bagi dunia pendidikan di Patokbeusi. Kesadaran inilah yang menguatkan langkah gotong royong tanpa pamrih.
Kekompakan para kepala sekolah terlihat jelas di lapangan. Tanpa menunggu kebijakan atau instruksi formal, mereka bergerak atas dasar kepedulian dan kebersamaan. Aksi ini menjadi cermin kuat bahwa solidaritas masih menjadi kekuatan utama dalam menjaga aset bersama, sekaligus menunjukkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berdiam diri.






























