Warta.in || Jateng Rembang || Suasana hangat dan akrab menyambut pembeli di Angkringan Pinggir Segoro milik Om Sulad yang sudah beroperasi satu tahun yang lalu, bertempat di Tasikagung, Rembang. Kamis ( 5/2/2026) sore.
Sejak pukul 16.00WIB, pembeli dan pengunjung sudah memadati lokasi, menikmati sajian yang terbilang ramah di kantong seperti wedang jahe, kopi, teh, serta menu khas angkringan seperti nasi tempe dan sate-satean.
Tidak hanya menyuguhkan makanan, Angkringan Pinggir Segoro juga menghadirkan nuansa yang membangkitkan kenangan serta kedekatan laut.
“Kami ingin menghadirkan tempat nongkrong yang merakyat, nyaman, dan penuh kehangatan tidak menghilangkan nuansa laut,” ujar Om Sulad
Konsep Angkringan Pinggir Segoro cukup unik dibandingkan angkringan pada umumnya. Beroperasi siang hingga malam hari, angkringan ini menyasar kalangan remaja seperti muda mudi dan keluarga.
“Kalau ada yang nggak punya uang, silakan makan gratis., kita adakan setiap hari,” kata Om Sulad.
Tak hanya kuliner, Angkringan Pinggir Segoro juga digagas sebagai ruang selfie. Melihat luasnya laut dan dentuman ombak menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk menyatunya dua kesederhanaan, alam dan angkringan.
“Angkringan Pinggir Segoro bukan cuma angkringan, ini ruang hiburan kecil yang terbuka untuk siapa saja,” kata Om Salad
Nama “Angkringan Pinggir Segoro” sendiri diambil dari laut yang kotor banyak sampahnya. Kemudian oleh Om Sulad diurug hingga menjadi Angkringan yang bersih dan nyaman, kebetulan tempatnya dipinggir laut dikasih nama Angkringan Pinggir Segoro.
( wik )































