H. Adang Sambut Hangat Mahasiswa KKN IMH Subang, Siap Perkuat Pendidikan dan Lingkungan di Pinangsari
CIASEM, SUBANG | Warta In Jabar – Pemerintah Desa Pinangsari secara resmi menerima kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Institut Miftahul Huda (IMH) Subang, Rabu (11/2/2026). Para mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian selama 35 hari ke depan itu disambut langsung oleh Kepala Desa Pinangsari, H. Adang, bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat dalam forum rutin “Minggon” desa.
Kehadiran mahasiswa KKN ini diharapkan menjadi energi baru bagi pembangunan desa, khususnya dalam sektor pendidikan dan penguatan kesadaran lingkungan.
Dalam pemaparan program perdana, perwakilan mahasiswa, Triana Agus Rohman, menyampaikan bahwa mayoritas peserta KKN berasal dari Program Studi Tarbiyah (Pendidikan). Karena itu, fokus utama pengabdian akan diarahkan pada penguatan pendidikan formal dan non-formal di Desa Pinangsari.
Beberapa program prioritas yang disiapkan di antaranya:
Eco-Education di PAUD, berupa edukasi sejak dini tentang kebersihan diri dan kepedulian terhadap lingkungan.
Penguatan Pembelajaran di Sekolah Dasar, menyasar tiga SD yang berada di wilayah Desa Pinangsari.
Sinergi Administrasi Desa, membantu perangkat desa dalam pelayanan administrasi, termasuk pendataan dan urusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Meski baru tiba, mahasiswa telah melakukan observasi lapangan guna memastikan program yang dijalankan tepat sasaran. Mereka secara tegas memilih tidak mengambil program yang sudah dilaksanakan pihak lain, seperti penyuluhan bullying yang telah difasilitasi kepolisian dan TNI, agar tidak terjadi duplikasi kegiatan.
“Kami datang untuk belajar sekaligus mengabdi. Harapannya, program yang kami bawa, terutama di bidang pendidikan anak-anak, bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat Pinangsari,” ujar salah satu mahasiswa.
Kepala Desa Pinangsari, H. Adang, menyambut positif kehadiran mahasiswa IMH Subang. Ia berharap kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa dapat berjalan harmonis serta memberi kontribusi nyata bagi kemajuan desa.
“Kami berharap adik-adik mahasiswa bisa menjadi motivator bagi anak-anak dan masyarakat. Kehadiran mereka semoga membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di desa ini,” ungkap H. Adang.
Dengan sinergi antara dunia akademik dan pemerintah desa, program KKN ini diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi mampu meninggalkan dampak berkelanjutan bagi pembangunan Desa Pinangsari.































