Wartain Banten | Pemerintahan | 13 Februari 2026 — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni melakukan sinkronisasi seluruh program PKK di wilayah Banten dengan melibatkan 432 kader melalui rapat daring, Jumat (13/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Gedung PKK, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Kota Serang itu diikuti jajaran TP PKK mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga kelurahan dan desa. Rapat tersebut turut dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan diikuti delapan kabupaten/kota se-Banten.
“Kegiatan ini dalam rangka sinkronisasi program kerja gerakan PKK. Tadi juga dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan diikuti di delapan kabupaten/ kota. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar untuk tahun 2026,” kata Tinawati

Melalui sinkronisasi ini, Tinawati berharap setiap program PKK, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat di desa dan kelurahan, dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya keselarasan program dari tingkat provinsi hingga akar rumput agar implementasinya optimal di lapangan.
Selain itu, forum ini juga dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi serta menjaring masukan dari kader di tingkat bawah terkait berbagai potensi maupun hambatan yang dihadapi selama ini.
“Penilaian membantu program ini benar-benar dilaksanakan di lapangan. Tim PKK juga bisa menemukan hambatan ataupun potensi lokalnya,” pungkas Tinawati.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten, Gunawan Rusminto, menyampaikan bahwa rapat tersebut sekaligus menjadi ajang sosialisasi petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan Gerakan PKK Tahun 2026. Ia berharap seluruh program PKK yang dijalankan nantinya benar-benar berdampak positif dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Besar harapan kami, PKK di kabupaten dan kota bisa melihat apa yang menjadi aturan main PKK Provinsi Banten. Sehingga cita-cita kita dalam rangka untuk menjadikan masyarakat yang lebih baik dan sejahtera ke depan bisa terwujud melalui mekanisme sinergitas antara program provinsi dan pemerintah kabupaten kota,” ujar Gunawan.
Pada 2026, TP PKK Provinsi Banten melakukan penilaian program dalam rangka HKG PKK ke-54 tingkat provinsi guna mendorong optimalisasi pelaksanaan kegiatan.
Penilaian mencakup pembinaan tertib administrasi PKK, pembinaan Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI), pembinaan Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (GELARI PELANGI), pembinaan Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman (AKU HATINYA PKK), serta pembinaan Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB).(WartainBanten)






























