Dukungan Menguat, 38 Cabor “Grudug” Sekretariat PSSI Kabupaten Subang Dorong Hendra Boeng Purnawan Pimpin KONI
Warta In | Subang — Gelombang dukungan terhadap Ketua PSSI Kabupaten Subang, Hendra Boeng Purnawan, untuk maju sebagai Ketua KONI Kabupaten Subang kian menguat.
Pada Senin, 13 Juli 2026 sekitar pukul 13.30 WIB, perwakilan cabang olahraga (cabor) se-Kabupaten Subang mendatangi (menggerudug) sekretariat PSSI Kabupaten Subang. Kedatangan mereka bertujuan memastikan secara langsung sikap dan kesiapan Hendra Boeng Purnawan atas dukungan yang telah mengalir dari puluhan cabor.

Momentum tersebut bertepatan dengan agenda rapat kepengurusan PSSI dalam rangka persiapan Kongres PSSI Kabupaten Subang yang dijadwalkan berlangsung pekan depan. Meski tengah rapat internal, rombongan cabor tetap diterima langsung oleh ketua dan jajaran pengurus.
Perwakilan rombongan, Kang Mulyono dan sejumlah pengurus cabor lainnya, menyampaikan bahwa kedatangan mereka merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama sekitar 38 cabor di Kabupaten Subang. Mereka secara terbuka mendorong Hendra Boeng Purnawan untuk menakhodai KONI Kabupaten Subang, menyusul kekosongan kepemimpinan dengan sisa masa jabatan 2026–2030.
“Kedatangan kami tidak lain untuk menyampaikan aspirasi dan meminta kepastian serta kesiapan Kang Hendra apabila didorong menjadi Ketua KONI,” ujar salah satu perwakilan rombongan.
Sekretaris Umum PSSI Subang, Noegraha Wibawa, menyambut baik kehadiran para pengurus cabor. Ia menyebut sekretariat PSSI sebagai “rumah sepak bola rakyat” yang terbuka untuk komunikasi lintas cabang olahraga. Namun ia juga menyampaikan permohonan maaf karena kunjungan tersebut berlangsung di tengah rapat persiapan kongres.
Sementara itu, Hendra Boeng Purnawan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Dengan gaya bicaranya yang lugas, ia mengaku terharu dan berterima kasih atas kepercayaan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan teman-teman semua. Ini merupakan amanah yang berat bagi saya secara pribadi,” ujarnya.
Meski demikian, Hendra menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas dan menjunjung tinggi mekanisme organisasi. Ia mengingatkan bahwa KONI memiliki aturan sesuai AD/ART dan Peraturan Organisasi (PO), termasuk mekanisme Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai panduan kebijakan dan program ke depan.
“Kita harus tetap menjaga persaudaraan dan menghormati aturan organisasi. Semua proses harus berjalan sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.
Ia pun menyatakan bahwa jika amanah tersebut benar-benar dipercayakan kepadanya melalui prosedur organisasi yang sah, maka hal itu akan menjadi tanggung jawab besar untuk mendorong kemajuan olahraga Kabupaten Subang agar lebih berprestasi dan sehat, sejalan dengan semangat daerah: Takyat Subang Gotong Royong, Subang Ngabret.
Gelombang dukungan dari puluhan cabor ini dipandang sebagai sinyal kuat dinamika menjelang penentuan kepemimpinan KONI Kabupaten Subang periode 2026–2030.
@Bobby Cengos































