29.9 C
Jakarta
Senin, Februari 16, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Lompatan Pendidikan :98 Siswa SMP Muhammadiyah 7Medan Diwisuda Tahfizh, Bukti Kebangkitan Generasi Al-Qur’an

Medan ( Warta.In ) — Komitmen melahirkan generasi Qur’ani kembali dibuktikan oleh SMP Muhammadiyah 7 Medan melalui Wisuda Tahfizh Angkatan IV Tahun 2025 yang berhasil mewisuda 98 siswa penghafal Al-Qur’an, meningkat tajam dari 50 wisudawan pada tahun sebelumnya. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan pendidikan berbasis nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan sekolah Muhammadiyah, khususnya di Medan.
Wisuda ini merupakan puncak dari rangkaian panjang pembinaan Tahfizh yang dimulai dengan program intensif persiapan pada 26–31 Januari 2026, dilanjutkan dengan Sidang Munaqasyah pada 3–7 Februari 2026, di mana setiap peserta diuji secara langsung dengan membaca dan mempertanggungjawabkan seluruh hafalan mereka di hadapan para penguji. Proses ini memastikan kualitas hafalan yang kuat, tartil, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Sekolah, M. Reza Akbar, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian para siswa.
“Ini adalah capaian luar biasa dan bukti nyata kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an. Kami berharap Al-Qur’an tidak hanya dihafal, tetapi benar-benar menjadi pedoman hidup yang membentuk karakter, akhlak, dan masa depan mereka,” ujarnya.
Ketua PCM Medan Perjuangan, Syamsul Hidayat, S.Pd., turut memberikan apresiasi dan menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda.
“Pimpinan Cabang Muhammadiyah Medan Perjuangan selalu mendukung setiap aktivitas siswa-siswi yang positif dan mampu membangun karakter yang baik. Kegiatan Wisuda Tahfizh ini merupakan bukti nyata keberhasilan pendidikan Muhammadiyah dalam membentuk generasi yang unggul secara spiritual dan berakhlak mulia,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen Medan Perjuangan, Nurizam Auji, melalui Sekretaris Majelis Dikdasmen Medan Perjuangan, Afif Pulungan, menyampaikan bahwa capaian ini patut menjadi inspirasi bagi seluruh amal usaha Muhammadiyah.
“Kegiatan siswa SMP Muhammadiyah 7 Medan, khususnya Wisuda Tahfizh ini, patut dijadikan contoh bagi amal usaha Muhammadiyah lainnya yang ada di Medan Perjuangan. Ini menunjukkan bahwa pembinaan yang terarah dan konsisten mampu menghasilkan generasi Qur’ani yang membanggakan,” ujarnya.
Ketua Panitia, Iqbal Maladzie, S.Pd., menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh elemen sekolah dan orang tua.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan sekolah, para guru, orang tua, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh. Ini adalah keberhasilan bersama dan menjadi kebanggaan bagi kita semua,” katanya.
Momentum paling mengharukan terjadi ketika para wisudawan bersimpuh di hadapan orang tua mereka dan memakaikan mahkota sebagai simbol kemuliaan Al-Qur’an. Tangis haru pecah, menggambarkan perjuangan panjang, doa, dan pengorbanan yang akhirnya berbuah kemuliaan.
Dalam ajaran Islam, penghafal Al-Qur’an memiliki kedudukan istimewa. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa orang tua penghafal Al-Qur’an akan diberikan mahkota cahaya, dan para hafidz akan mendapatkan kemuliaan serta derajat tinggi di sisi Allah SWT. Hal ini menjadikan program Tahfizh bukan hanya sebagai program pendidikan, tetapi juga sebagai investasi spiritual bagi generasi dan keluarga.
Dengan capaian 98 wisudawan Tahfizh, SMP Muhammadiyah 7 Medan tidak hanya mencetak prestasi kuantitatif, tetapi juga menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang konsisten membangun peradaban melalui Al-Qur’an. Di tengah tantangan zaman, lahirnya para penghafal Al-Qur’an ini menjadi simbol harapan bagi masa depan generasi Islam yang berilmu, berakhlak, dan berintegritas. (Su16)

Berita Terkait