28.1 C
Jakarta
Sabtu, Maret 14, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Wagub Banten Achmad Dimyati Tinjau Posko Mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan Merak

Wartain Banten | Pemerintahan | 14 Maret 2026  — Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, meninjau Posko Mudik BPJS Kesehatan di Sosoro Mall, Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (13/3/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan layanan kesehatan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan arus mudik maupun arus balik.

Dimyati menjelaskan, keberadaan posko ini diharapkan dapat membantu pemudik yang melakukan perjalanan dari Pulau Jawa menuju Sumatera dan sebaliknya. Posko Mudik BPJS Kesehatan juga menyediakan fasilitas bagi masyarakat untuk beristirahat, relaksasi, serta pemeriksaan kesehatan selama perjalanan.

“Posko BPJS Kesehatan yang dilaksanakan oleh BPJS ini tujuannya adalah untuk membantu masyarakat yang mudik maupun yang akan melakukan arus balik. Ke depan kita berharap bantuan BPJS ini bisa berguna dan bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang ingin beristirahat, relaksasi, juga cek kesehatan,” ujar Dimyati.

Pemprov Banten memberikan apresiasi atas kehadiran Posko Mudik BPJS Kesehatan di wilayah Banten, terutama di Pelabuhan Merak, yang menjadi perlintasan utama pemudik antara Jawa dan Sumatera.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah membangun poskonya di Banten. Pemprov Banten tentu menyambut baik hal tersebut,” tambahnya.

Dimyati juga menegaskan, pelaksanaan layanan kepada pemudik melibatkan koordinasi lintas instansi, termasuk kerja sama BPJS Kesehatan dengan organisasi perangkat daerah (OPD), unsur keamanan, dan tim pengendali arus mudik.

Selain itu, Pemprov Banten terus memantau potensi kendala selama periode mudik, seperti kemacetan dan pengaturan arus kendaraan di pelabuhan, termasuk penggunaan feri dan dermaga untuk penyeberangan.

“Kami juga melihat dan memantau kemungkinan yang terjadi seperti potensi kemacetan atau traffic jam, serta bagaimana pengaturan terkait dengan feri atau dermaga yang digunakan untuk penyeberangan,” jelasnya.

Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menyatakan bahwa Posko Mudik BPJS Kesehatan merupakan wujud komitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat menjelang Idulfitri.

“Semangat inilah yang mendasari penyelenggaraan Posko Mudik BPJS Kesehatan tahun 2026 sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.

Pada 2026, Posko Mudik BPJS Kesehatan beroperasi selama enam hari (13–18 Maret) di titik strategis jalur mudik nasional, termasuk Pelabuhan Merak, Terminal Pulogebang, sejumlah rest area tol, Terminal Purabaya, dan Pelabuhan Soekarno-Hatta.

Posko ini beroperasi 24 jam dengan tenaga medis profesional dan ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan pemudik.

“Layanan yang tersedia mulai dari konsultasi, pemeriksaan kesehatan sederhana, pemberian obat-obatan, serta tindakan medis sederhana yang bersifat gawat darurat hingga merujuk ke fasilitas kesehatan apabila diperlukan,” jelasnya.

BPJS Kesehatan telah menyiapkan ambulans dan berkoordinasi dengan rumah sakit terdekat untuk menangani kondisi darurat pemudik, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir jika memerlukan penanganan medis lanjutan.(WartainBanten)

Berita Terkait

David Sianipar SPT
David Sianipar SPT
DSP LAW OFFICE