26.8 C
Jakarta
Rabu, April 1, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

KETUA KWARDA SUMUT LANTIK MABICAB  HUMBAHAS, TEGASKAN PRAMUKA HARUS JADI SOLUSI NYATA BAGI GENERASI MUDA

KETUA KWARDA SUMUT
Humbang Hasundutan ( Warta.In ) — Konsolidasi organisasi dan penguatan peran strategis pembinaan generasi muda terus dilakukan Gerakan Pramuka di berbagai daerah. Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, Kakak Dikky Anugerah Panjaitan, secara resmi melantik Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Humbang Hasundutan, sekaligus melantik jajaran pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Humbang Hasundutan dalam seremoni yang berlangsung khidmat, Selasa (31/3).
Pelantikan ini menjadi bagian dari agenda strategis konsolidasi kelembagaan untuk memastikan Gerakan Pramuka tetap relevan, adaptif, dan responsif dalam menjawab tantangan pembangunan sumber daya manusia di tingkat daerah.
Dalam sambutannya, Kak Dikky menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan mandat kepemimpinan untuk menghadirkan Pramuka sebagai kekuatan pembinaan karakter yang nyata di tengah masyarakat.
“Pramuka tidak boleh hanya menjadi simbol kegiatan seremonial. Ia harus hadir sebagai solusi konkret atas persoalan generasi muda, mulai dari degradasi moral, penyalahgunaan narkoba, hingga krisis kepedulian sosial,” tegasnya.
Jambore Daerah XI Gratis di Sibolangit
Pada kesempatan tersebut, Ketua Kwarda Sumut juga mengumumkan bahwa Jambore Daerah Sumatera Utara ke-XI akan digelar di Bumi Perkemahan Sibolangit dan dilaksanakan secara gratis.
Kebijakan ini ditegaskan sebagai bentuk komitmen Kwarda Sumut untuk memastikan akses pembinaan yang merata tanpa membebani peserta.
“Ini adalah pesta penggalang. Tidak boleh ada anak-anak yang tertinggal karena faktor biaya. Pramuka harus inklusif dan membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda,” ujar Kak Dikky.
Pramuka sebagai Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Ketua Kwarda Sumut menekankan pentingnya sinergi antara Gerakan Pramuka dan pemerintah daerah. Ia mendorong Kwarcab Humbang Hasundutan untuk memposisikan diri sebagai mitra strategis dalam pembangunan karakter dan pemberdayaan generasi muda.
Menurutnya, keberadaan Pramuka harus sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan karakter kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Gerakan Pramuka memiliki jaringan hingga ke gugus depan. Ini adalah kekuatan sosial yang harus dikelola secara profesional dan progresif,” ujarnya.

Dalam arahannya, Kak Dikky menetapkan empat fokus utama bagi pengurus baru Kwarcab Humbang Hasundutan:
Penguatan pendidikan karakter berbasis Tri Satya dan Dasa Darma.
Gerakan sosial kemasyarakatan, termasuk kesiapsiagaan bencana dan bakti sosial.
Aksi lingkungan hidup, seperti pengelolaan sampah dan penghijauan.
Pencegahan narkoba dan kenakalan remaja melalui kolaborasi lintas sektor.
Ia juga menekankan pentingnya modernisasi tata kelola organisasi, termasuk pemanfaatan teknologi informasi dan media digital untuk memperluas jangkauan edukasi serta publikasi kegiatan.
“Modern dalam metode, kokoh dalam nilai. Itu prinsip yang harus kita pegang,” katanya.
Komitmen Penuh Bupati sebagai Kamabicab
Sementara itu, Bupati Humbang Hasundutan selaku Ketua Mabicab menyatakan komitmen penuh untuk mendukung penguatan Gerakan Pramuka di daerahnya. Ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk bersinergi dan menghadirkan kader-kader Pramuka Humbahas secara maksimal dalam berbagai agenda pembinaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, Pramuka merupakan wahana strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian.
Konsolidasi untuk Penguatan Nasional
Pelantikan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus Pramuka daerah. Momentum tersebut dinilai sebagai bagian dari penguatan struktur dan konsolidasi Gerakan Pramuka secara nasional, sejalan dengan kebutuhan pembinaan generasi muda Indonesia yang adaptif, berkarakter, dan berdaya saing.
Menutup sambutannya, Ketua Kwarda Sumut menegaskan pentingnya soliditas antara Kwarda dan Kwarcab sebagai satu kesatuan gerakan.
“Kekuatan Gerakan Pramuka terletak pada kebersamaan dan konsistensi nilai. Jika solid, Pramuka akan tetap menjadi pilar pembinaan karakter bangsa,” pungkasnya.(**)

Berita Terkait