Wartain Banten | Pemerintahan | 19 April 2026 — Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga agar hidup menjadi lebih bermanfaat. Hal itu disampaikannya saat membuka Kejuaraan Padel Piala Gubernur Banten 2026 yang digelar Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Wilayah Banten di Crown Padel, Alam Sutera, Kunciran, Kota Tangerang, Sabtu (18/4/2026).
“Hidup harus sehat. Kalau tidak berolahraga tidak sehat. Kalau sehat hidup berguna,” ucap Dimyati
Menurutnya, olahraga tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga mampu mengurangi stres karena memicu hormon endorfin serta meningkatkan fokus.
“Olahraga padel adalah bagaimana kita meningkatkan kesehatan. Olahraga ini juga menghilangkan stres karena memicu hormon endorfin. Olahraga ini juga menjadikan kita fokus,” katanya.
Selain itu, Dimyati menekankan bahwa olahraga juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperluas jaringan pertemanan.
“Banyak kawan, banyak teman pergaulan. Menjaga kekompakan,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Kejuaraan Padel Piala Gubernur Banten yang melibatkan rumah sakit pemerintah dan swasta. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Benjamin Paulus Octavianus menyampaikan apresiasi atas kekompakan insan kesehatan di Provinsi Banten.
“Apresiasi Persi wilayah Banten yang telah selenggarakan kegiatan ini,” ucapnya. “Junjung sportivitas dan persaudaraan,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan dalam setiap pertandingan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr. Ati Pramudji Hastuti menambahkan, upaya menyehatkan masyarakat harus dimulai dari tenaga kesehatan itu sendiri. Saat ini, jumlah dokter di Banten mencapai sekitar 13 ribu orang, dengan total tenaga kesehatan sekitar 60 ribu orang.
“Pemprov Banten dalam upaya menyehatkan masyarakat memiliki Program Banten Sehat. Program ini merupakan upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkap Ati.
Program tersebut di antaranya meliputi cek kesehatan gratis, mobile clinic, serta Pos Kesehatan Merah Putih yang dilaksanakan bekerja sama dengan berbagai pihak.
Ketua Panitia, dr. Eric Suhardimas, dalam laporannya menyebutkan bahwa kejuaraan diikuti 400 peserta dari 135 rumah sakit di Banten, dengan tujuan mempererat kolaborasi dan kekompakan tenaga kesehatan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.(WartainBanten)































