Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Polisi Kawal Hearing LASSER NTB ke Gubernur, Sampaikan Aspirasi Langsung Petani Jagung Loteng

Polisi Kawal Hearing LASSER NTB ke Gubernur, Sampaikan Aspirasi Langsung Petani Jagung Loteng

Warta.in
Mataram, NTB – Aparat gabungan dari Polresta Mataram dan Polsek Mataram sukses mengawal jalannya hearing antara Lembaga Aspirasi dan Seruan Rakyat (LASSER) NTB dengan Pemerintah Provinsi NTB yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTB, Rabu (24/06/2026).

Kegiatan penyampaian aspirasi tersebut berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif berkat pengamanan yang dilakukan secara maksimal oleh jajaran kepolisian. Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi, S.H., yang bertindak sebagai Perwira Pengawas Wilayah (Pamwaswil), memimpin langsung pengamanan kegiatan guna memastikan seluruh proses dialog berjalan aman dan lancar.

“Kami menerjunkan personel gabungan dari Polresta Mataram dan Polsek Mataram untuk melaksanakan pengamanan terbuka maupun tertutup. Tujuannya agar penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan tertib serta situasi keamanan tetap terjaga,” ujar AKP Amrozi Hamidi.

Hearing yang dimulai sekitar pukul 12.10 WITA tersebut dipimpin Koordinator Lapangan LASSER NTB, Kamsiah, S.E. Sebanyak enam orang perwakilan massa diterima langsung oleh Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, untuk menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan sektor pertanian.

Dalam forum tersebut, LASSER NTB menyoroti keluhan para petani jagung di Lombok Tengah terkait pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 1,5 persen oleh Perum Bulog NTB pada transaksi penjualan jagung selama Mei 2026. Menurut mereka, pemotongan tersebut dinilai memberatkan petani, mengingat nilai transaksi yang mencapai sekitar Rp800 juta.

Perwakilan LASSER meminta pemerintah daerah dan pihak terkait untuk meninjau kembali kebijakan tersebut serta memperjuangkan pengembalian dana yang telah dipotong agar dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh para petani.

AKP Amrozi Hamidi mengapresiasi jalannya audiensi yang berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh etika. Menurutnya, baik pihak penyampai aspirasi maupun pemerintah daerah menunjukkan sikap terbuka dan saling menghargai selama proses diskusi berlangsung.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat. Hearing berjalan sangat baik, tertib, dan mengedepankan dialog yang konstruktif. Ini menunjukkan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi serta komitmen pemerintah untuk mendengarkan suara masyarakat,” ungkapnya.

Setelah berlangsung hampir dua jam, kegiatan audiensi berakhir sekitar pukul 14.00 WITA. Seluruh rangkaian acara berjalan aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.

“Berkat kerja sama yang baik antara peserta hearing, pemerintah daerah, dan aparat keamanan, seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Ini menjadi contoh bahwa aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara damai dan bermartabat,” tutup AKP Amrozi Hamidi.

Pengamanan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin kebebasan masyarakat menyampaikan pendapat sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Mataram.(sr/hpm)

Berita Terkait