Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Respon Cepat Polsek Narmada Tangani Penemuan Mayat di Sungai Keru

Respon Cepat Polsek Narmada Tangani Penemuan Mayat di Sungai Keru

Warta.in

Lombok Barat,NTB – Polisi bergerak cepat menangani laporan penemuan seorang pria tewas di aliran sungai Dusun Darmesabe Desa, Desa Keru, Kecamatan Narmada, Lombok Barat, Selasa (6/10/2026) malam. Korban Salme, 66 tahun, ditemukan warga setelah sempat dicari keluarga karena tak kunjung pulang dari sawah.

Kapolsek Narmada AKP I Putu Wirawan, S.Adm., M.I.Kom. bersama personel, langsung melakukan penanganan setelah menerima informasi tersebut. Polisi mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, memeriksa saksi hingga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan.

“Kami langsung melakukan langkah-langkah penanganan setelah menerima informasi. TKP kami datangi, saksi diperiksa dan korban segera dievakuasi untuk mendapatkan pemeriksaan medis,” ujar AKP Wirawan.

Dijelaskan, korban sebelumnya berangkat dari rumah di Dusun Golong, Desa Golong, sekitar pukul 06.30 Wita menggunakan sepeda motor. Hingga sore hari korban belum pulang, sehingga anaknya melakukan pencarian ke area sawah di Dusun Darmesabe Desa.

Sekitar pukul 19.00 Wita, anak korban meminta bantuan menantunya bersama warga. Tak lama kemudian, sekitar pukul 19.15 Wita, korban ditemukan di aliran sungai dalam posisi telungkup.

“Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju Puskesmas Sedau untuk pemeriksaan,” kata AKP Wirawan.

Dikatakan, petugas Puskesmas Sedau, dr. Mustika Rani, menyebut korban tiba sekitar pukul 19.25 Wita dalam kondisi meninggal dunia. Pemeriksaan menemukan sejumlah luka, termasuk luka robek di bagian kepala.

“Pasien datang dalam kondisi meninggal dunia. Nadi tidak teraba dan pupil melebar. Estimasi waktu kematian sekitar satu sampai dua jam,” tutur AKP Wirawan sesuai keterangan dr. Mustika Rani.

Polisi kemudian melengkapi penanganan dengan pemeriksaan saksi, koordinasi tenaga kesehatan, pembuatan visum serta administrasi penolakan otopsi dari pihak keluarga.

“Dugaan awal korban terpeleset dari atas sungai kemudian membentur batu kali. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan otopsi,” kata AKP Wirawan.

Setelah seluruh proses penanganan selesai, jenazah dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka.(sr/hpm)

Berita Terkait