Gunungsitoli,Warta.in – Pemandangan langka penuh makna terjadi di Lobi Ta’orahu Nias, Polres Nias, Senin (19/10/2026) sore. Seragam cokelat Polri bertemu dengan jubah keuskupan dalam satu meja silaturahmi untuk satu tujuan: Nias yang damai.
Kapolres Nias AKBP Ponzi Indra,S.Kom., S.I.K., http://M.Tr.Mil., menerima langsung kunjungan Bapa Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sasfo Sinaga, bersama rombongan. Pertemuan yang dimulai pukul 16.20 WIB itu berlangsung hangat, jauh dari kesan formalitas.
Hadir mendampingi, sejumlah pastor, Sekretaris Keuskupan Efendi Sihombing, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Samson P. Zai, S.H., M.H., serta para pejabat utama Polres Nias.
Bagi Mgr. Fransiskus, kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah komitmen Gereja untuk Nias.
“Kami ingin membangun komunikasi yang jujur untuk Nias yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Uskup. Ia menegaskan, Gereja Katolik siap berkontribusi nyata melalui pendidikan, pelayanan kesehatan, panti asuhan, dan karya sosial karitatif.
Namun ada satu kegelisahan besar yang disuarakan Uskup di hadapan Kapolres: ancaman narkoba yang mengintai generasi muda Nias.
Ia berharap Polres Nias menjadi garda terdepan bersama gereja untuk menyelamatkan anak-anak Nias dari narkoba, miras, dan judi online.
Pesan itu langsung disambut Kapolres Nias dengan sikap terbuka.
AKBP Ponzi Indra menegaskan, Polri adalah bagian dari masyarakat. Tidak membedakan agama, suku, atau golongan.
“Kami terbuka untuk masukan. Sinergi dengan tokoh agama adalah kunci menjaga Harkamtibmas. Toleransi harus kita rawat bersama,” tegas Kapolres yang dikenal humanis itu.
Kapolres pun mengajak semua elemen, mulai dari gereja, pemerintah daerah, sekolah, hingga orang tua, untuk bergerak bersama melakukan edukasi masif tentang bahaya narkoba dan judol.
Dukungan pun datang dari Pemkab Nias. Sekda Nias Samson P. Zai, S.H., M.H., menyatakan siap mendukung penuh Polres Nias menjaga kamtibmas dan memperkuat kerja sama dengan tokoh agama.
Pertemuan yang berakhir pukul 17.00 WIB itu ditutup dengan satu harapan besar: agar Pulau Nias tetap menjadi pulau yang aman, damai, harmonis, dan toleran. Tempat di mana polisi dan uskup duduk bersama untuk rakyat.
Red/Humas Polres Nias – Polda Sumatera Utara




























