warta.in, Purwakarta — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan HUT ke-96 RSUD Bayu Asih Purwakarta, berbagai kegiatan sosial dan edukatif digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Salah satu kegiatan yang mendapat respons positif adalah aksi donor darah yang diselenggarakan melalui kolaborasi IDI Cabang Purwakarta bersama RSUD Bayu Asih di lingkungan RSUD Bayu Asih, Sabtu (24/10/2026).
Mengusung tema “Setetes Darah, Sejuta Harapan untuk Kehidupan yang Lebih Baik”, kegiatan ini diikuti sebanyak 150 pendonor. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap sesama, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan.
Ketua IDI Cabang Purwakarta periode 2025–2028, dr. Rudi Dermawan, Sp.P, FISR, mengatakan bahwa kegiatan donor darah tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan hari jadi organisasi profesi kedokteran, tetapi juga merupakan wujud nyata pengabdian dokter kepada masyarakat.
Menurutnya, momentum HUT IDI ke-76 yang bertepatan dengan HUT RSUD Bayu Asih ke-96 harus menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga menyangkut kepedulian, solidaritas, dan semangat kemanusiaan.
“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap sesama. Setetes darah yang kita sumbangkan dapat menjadi harapan dan membantu menyelamatkan kehidupan orang lain,” demikian pesan yang disampaikan dalam semangat kegiatan tersebut.
IDI Berkemajuan, Berbakti untuk Bangsa
dr. Rudi menjelaskan, peringatan HUT IDI tahun 2026 mengusung tema “IDI Berkemajuan, Berbakti untuk Bangsa.” Tema tersebut mengandung harapan agar IDI terus berkembang, meningkatkan kualitas organisasi dan kompetensi anggotanya, serta memberikan kontribusi yang semakin besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Menurutnya, makna berkemajuan adalah bagaimana IDI senantiasa melakukan perbaikan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan demikian, keberadaan IDI tidak hanya dirasakan oleh kalangan profesi kedokteran, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas melalui berbagai kegiatan pelayanan, edukasi, dan aksi sosial.
Semangat tersebut sejalan dengan perjalanan panjang RSUD Bayu Asih yang pada 18 Oktober 2026 genap berusia 96 tahun, terhitung sejak 18 Oktober 1930.
Usia tersebut menjadi momentum penting untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat Purwakarta dan sekitarnya.
Tiga Rangkaian Kegiatan Sosial dan Edukasi Kesehatan
Dalam rangkaian peringatan HUT IDI ke-76 dan HUT RSUD Bayu Asih ke-96, panitia telah menyiapkan tiga agenda kegiatan.
Pertama, aksi donor darah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (24/10/2026) ini diikuti 150 pendonor. Selain membantu ketersediaan stok darah, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Kedua, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026 di kawasan Situ Buleud, Purwakarta. Pelatihan tersebut ditujukan untuk memberikan pengetahuan dasar kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pertolongan pertama dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan.
Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan memiliki pemahaman awal mengenai tindakan yang tepat ketika menjumpai seseorang yang pingsan atau mengalami kondisi darurat lainnya, sembari mengupayakan bantuan tenaga medis secara cepat.
Pengetahuan Bantuan Hidup Dasar dinilai penting karena dalam situasi darurat, pertolongan awal yang tepat dan cepat dapat membantu meningkatkan peluang keselamatan seseorang.
Ketiga, seminar daring. Agenda berikutnya dijadwalkan pada 7 November 2026 dengan format seminar online. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi dan wawasan kesehatan, sekaligus mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat maupun pihak-pihak yang terlibat dalam pelayanan kesehatan.
Ketiga kegiatan tersebut mencerminkan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan kesempatan untuk memperkuat pengabdian, memperluas edukasi kesehatan, dan membangun kepedulian sosial secara berkelanjutan.
Apresiasi untuk Seluruh Pihak yang Terlibat
Pada kesempatan tersebut, dr. Rudi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada RSUD Bayu Asih, unsur TNI dan Polri, jajaran pejabat Pemerintah Daerah, Kejaksaan, POTI (Persatuan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia), insan pers, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan donor darah.
Ia menilai dukungan dan kolaborasi berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sinergi antara organisasi profesi, rumah sakit, pemerintah, aparat, komunitas, dan media diharapkan terus terjalin, tidak hanya dalam momentum peringatan hari jadi, tetapi juga dalam berbagai upaya meningkatkan kesadaran dan kualitas kesehatan masyarakat.
Peringatan HUT IDI ke-76 dan HUT RSUD Bayu Asih ke-96 pun menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian tenaga medis dan seluruh pemangku kepentingan kesehatan.
Melalui donor darah, pelatihan Bantuan Hidup Dasar, dan seminar daring, IDI Cabang Purwakarta bersama RSUD Bayu Asih berupaya menghadirkan peringatan hari jadi yang lebih bermakna: bukan hanya merayakan perjalanan organisasi dan institusi, melainkan juga memperkuat kepedulian, meningkatkan pengetahuan kesehatan, serta menumbuhkan harapan bagi kehidupan yang lebih baik. (ds)































