Warta.in Tapanuli Selatan – Pembangunan jembatan gantung atau rambin di Desa Sipenggeng, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, terus berjalan. Hingga Rabu (28/10/2026), progres pembangunan jembatan yang dikerjakan jajaran Kodim 0212/Tapanuli Selatan bersama masyarakat setempat telah mencapai 50 persen.
Program pembangunan jembatan gantung merupakan salah satu program prioritas pemerintah saat ini dalam pemerataan ekonomi dan pembangunan daerah. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada pemasangan hanger atau penggantung jembatan serta pemasangan lantai jembatan.
Kedua pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam pembangunan sarana penghubung yang diharapkan dapat mendukung aktivitas dan mobilitas warga. Dengan adanya jembatan gantung ini, mobilitas pelajar menuju sekolah serta masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan akan terbantu.
Selain itu, akses penghubung yang lebih memadai berpotensi mendukung distribusi hasil pertanian dan menekan biaya transportasi warga. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas serta memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Kapendam I/BB Kol Inf Sandy, S.I.P., M.Han., mengatakan jembatan gantung tersebut nantinya berfungsi sebagai akses penghubung antar desa dan menghubungkan wilayah yang terpisah oleh sungai besar atau jurang, sehingga warga tidak perlu menempuh perjalanan lebih lama.
Jembatan ini juga akan mempermudah anak-anak sekolah untuk berangkat dan pulang belajar dengan aman, mempercepat akses warga menuju fasilitas kesehatan seperti puskesmas, serta memudahkan petani mengangkut hasil bumi dan komoditas perkebunan dengan waktu lebih cepat dan biaya logistik yang lebih rendah. (RN)
Sumber: Pendam I/BB































