26 C
Jakarta
Selasa, Oktober 19, 2021

Adilkah 56 Mantan Pegawai KPK di Rekrut Polri, Iwan Pengamanan KPK Dibiarkan

Oleh : Abdul Salam Nur Ahmad, Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis 98 – PPJNA 98 dan Jurnalis Media Warta.In

JAKARTA – Kegaduhan KPK masih belum berhenti pro kontra pemberhentian 56 Pegawai KPK yang tidak lolos seleksi TWK, kenapa harus gaduh yang dijalankan KPK adalah melaksanakan regulasi aturan UU Kepegawaian Aparatur Sipil Negara, bahwa yang namanya ASN di KPK sama halnya ASN lainnya harus taat pada aturan tidak seenaknya membuat aturan sendiri seolah membuat negara didalam negara. Sudah tepat ketegasan diberlakukan dengan memberhentikan 56 Pegawai KPK yang tidak lolos seleksi TWK.

Babak selanjutnya episode belum berakhir dengan niat baik dan sebagai bentuk penghargaan ke 56 mantan pegawai KPK tersebut ditawarkan akan ditarik menjadi ASN di Bareskrim Polri. Itu sebagai wujud penghargaan Kapolri atas kualitas SDM yang dimiliki ke 56 mantan pegawai KPK tersebut untuk memperkuat Bareskrim Polri.

Dari dinamika dan gaduhnya KPK mengemuka sosok Iwan Ismail pegawai pengamanan KPK yang telah dipecat gara gara memfoto bendera HTI di beberapa meja pegawai KPK lantai 10 gedung Merah putih sekitar Febuari 2018, dari temuan bendera HTI tersebut dilaporkan Iwan ke pimpinannya eh.. malah Iwan dipecat dengan berbagai tuduhan. Iwan mengadu sampai membuat surat terbuka pada semua pihak untuk mendapatkan keadilan.

Dari dua pemandangan diatas antara ke 56 mantan pegawai KPK yang akan ditarik Polri dan Nasib Iwan yang dipecat gara gara melaporkan penemuannya ada bendera HTI di meja meja pegawai KPK, sampai hari ini nasib Iwan belum jelas ! Demi NKRI pasang badan sudah jelas HTI dilarang, malah Iwan yang dipecat dikeluarkan sampai kehilangan pekerjaan, sangat kontradiktif dengan ke 56 mantan pegawai KPK yang tidak lolos TWK malah diajak bergabung dengan Polri.

Apakah karena Iwan sebagai tenaga pengamanan KPK ? Posisi yang dianggap rendah, namun semangat juang, cinta merah putih dan cinta NKRI tertanam kuat pada sosok Iwan Ismail juga merupakan aktivis Banser Bandung yang telah mengajarkan tentang arti cinta NKRI dan memiliki komitmen teguh pada merah putih.

Semoga para pemimpin negeri ini terketuk hati menyelamatkan nasib Iwan Ismali, NPP 0002167, Jabatan Pengamanan Gedung KPK Tahun 2018 telah dipecat gara gara menemukan dan memfoto bendera HTI.

Semoga sosok sosok Iwan Ismail terus terlahir untuk tetap teguh menjaga dan mengawal NKRI, merah putih, komitmen dan teguh mengaktualisasikan Pancasila sebagai dasar falsafah bangsa dan negara Indonesia.

Semoga Do’a dan spirit para Aulia Allah para pendiri bangsa dianugerahkan pada Iwan Ismail dalam menghadapi ujian sampai kehilangan pekerjaan demi NKRI.

Hasbunallah wani’mal wakil ni’mal Maulana wani’man nasyir. Amiin YRA.

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img