INDONESIAN JOURNALIST WRITE THE TRUTH

25.6 C
Jakarta
Jumat, Februari 23, 2024

AMPPIBI Desak Bawaslu Sumsel Usut Oknum Caleg “FPW” Diduga Melakukan Pelanggaran Kampanye

Array

Warta In | Palembang – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pemilu Bersih (AMPPIBI) sambangi Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan meminta Bawaslu Sumsel mengguggurkan Oknum Caleg “FPW” DPRD Provinsi Sumsel Dapil 3 (OI dan OKI) diduga melakukan pelanggaran kampanye dan diduga menggunakan gelar Doktor, aksi massa berlangsung di Kantor Bawaslu Provinsi Sumsel Jakabaring Palembang, Jum’at (02/02/24).

Koordinator Aksi Jacklin di dampingi oleh Reza Mao dan Mukri mengatakan,” AMPPIBI menindaklajuti pengaduan masyarakat berkenaan dengan dugaan caleg DPRD dari partai Gerindra inisial “FPW” wilayah pemilihan OI dan OKI diduga menggunakan gelar Doktor (DR) dalam pelaksanaan kampanye padahal dirinya sendiri belum menyandang gelar Doktor serta melakukan pelanggaran kampanye di luar jadwal yang ditentukan oleh penyelenggara pemilu.

FPB diduga melakukan curi start kampanye yakni pada bulan Agustus 2023 di Desa Jaya Bakti OKI dengan menggunakan gelar Dokter sedangkan ia belum Dokter serta ajakan memilih FPW dilakukan sebelum masuk hari kampanye, padahal sesuai dengan jadwal penentuan kampanye masih jauh dari jadwal,”ujarnya.

Dan, kami Aliansi Masyarakat Peduli Bersih menilai Bawaslu kecolongan, perilaku sembarangan FPW dinilai sebagai potret Kelalaian Bawaslu dalam mengawasi bacaleg bahkan sebelum ia ditetapkan sebagai caleg. FPW terang-terangan melakukan kampanye menggunakan penyelenggara lomba bola voli di desa yang masuk daerah pemilihannya.

Maka dari itu, Aliansi Masyarakat Peduli Bersih menilai perilaku penggunaan gelar palsu dan curi start kampanye akan terus berulang dan akan ditiru oleh pejabat, para caleg dan calegnya, sehingga penyelenggaraan pemilu jauh dari prinsip LUBERJURDIL.

AMPPIBI mendesak kepada Bawaslu Sumsel melalui GAKKUMDU Provinsi Sumsel untuk :
1. Memeriksa segera Laporan / pengaduan atas saudara FPW Sebagaimana telah diterima oleh Bawaslu atas dugaan pelanggaran pemilu.
2. Mengeluarkan rekomendasi dari KPU Sumsel untuk mendiskualifikasi saudara FPW dari daftar calon tetap (DCT) Pemilu 2024 DPRD Provinsi Sumsel Dapil 3 (Kabupaten Ogan Ilir dan OKI) sebelum 14 Februari 2024.
4. Mendesak penyelenggara pemilu dan GAKKUMDU berperan aktif menindaklanjuti dan mengusut tuntas atas dugaan pelanggaran-pelanggaran caleg-caleg nakal khusus terhadap FPW.
4. Mendesak tindak lanjut GAKKUMDU untuk menjatuhkan pidana Pemilu atas penggunaan gelar akademi palsu saudara FPW dalam kampanye serta penegakan pidana kampanye di luar jadwal.

“Kami berharap secepatnya laporan kami ini segera di tindaklanjuti,”pungkasnya.

Sementara itu, Kurniawan Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan yang menerima aspirasi AMPPIBI mengatakan kami terima apa yang menjadi aspirasi dari teman-teman AMPPIBI tentunya informasi ini akan menjadi bahan kami dan nantinya apakah akan melapor secara langsung terkait dengan FPW didugaan melakukan pelanggaran yang merupakan salah satu oknum caleg.

Apa yang disampaikan tadi melalui orasinya, kami terima apapun laporannya dan akan kami tindaklanjuti, permasalahan FPW serta nanti akan kami lakukan telaah kajian Apakah FPW bersalah atau tidak.

“Dalam waktu 7 hari Kerja, hasilnya akan kami sampaikan kepada rekan-rekan AMPPIBI, paling lambat hari kamis,”pungkasnya.

Latest news
Related news