31.9 C
Jakarta
Minggu, Maret 15, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Andra Soni Apresiasi Pusbatara, Ajak Warga Banten Peduli Alam dan Budaya

Wartain Banten | Pemerintahan | 15 Maret 2026  — Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat untuk terus memelihara dan menjaga kelestarian alam. Ia menegaskan bahwa berbagai bencana yang terjadi belakangan ini tidak lepas dari kondisi lingkungan yang semakin rusak akibat kurangnya kepedulian manusia.

Hal itu disampaikan Andra saat menghadiri kegiatan Berbagi Berkah Ramadan bersama Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid di Pusat Budaya Alam Nusantara (Pusbatara), Desa Cirarab, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Sabtu (14/4/2026).

Menurut Andra, sejumlah musibah banjir yang terjadi di Provinsi Banten sepanjang tahun 2026 menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Salah satu penyebabnya adalah kurangnya kepedulian kita dalam memelihara dan menjaga alam,” ujar Andra

Ia mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan yang terus terjadi dapat memperburuk kondisi alam dan meningkatkan potensi bencana. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah kerusakan alam.

Dalam kesempatan tersebut, Andra juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Yayasan Keluarga Semesta Nusantara yang membangun kawasan Pusbatara sebagai lembaga yang peduli terhadap pelestarian lingkungan.

Ia berharap kawasan tersebut dapat berkembang menjadi pusat edukasi sekaligus ruang pelestarian budaya dan alam bagi masyarakat.

“Saatnya kita bergerak dan berkolaborasi dalam melestarikan serta menjaga alam,” tambahnya.

Senada dengan itu, Maesyal Rasyid juga mengajak masyarakat untuk mencintai alam sekaligus menjaga seni, budaya, dan tradisi lokal sebagai bagian dari kehidupan yang berkelanjutan.

“Kita harus mencintai budaya dan seni untuk kehidupan di masa mendatang, supaya kita tetap sehat, bugar, cageur, dan panjang umur,” kata Maesyal.

Sementara itu, warga Kampung Sikluk, Desa Cirarab, Arnasih (45), mengaku senang dengan kehadiran kawasan Pusbatara. Ia berharap kawasan edukasi tersebut mampu menghadirkan kembali suasana asri di wilayah Legok yang kini banyak berkembang menjadi kawasan industri.

“Keberadaannya bagus. Lokasi di sini yang tadinya terbilang gersang, dengan adanya Pusbatara, semoga bisa menjadi lebih asri,” ungkap Arnasih.

Pusbatara merupakan kawasan edukasi budaya dan pelestarian alam seluas 25 hektare di Legok, Banten, yang masih dalam tahap pembangunan dan akan dilengkapi fasilitas seperti eco camp, agrowisata, serta Hall Dunia Satu Keluarga.

Ketua Umum Yayasan Keluarga Semesta Nusantara Edward Luminto menyatakan dukungan pemerintah menjadi motivasi untuk terus mengabdi kepada masyarakat serta memperkuat sinergi dalam membangun Banten yang lebih inklusif.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum