26 C
Jakarta
Sabtu, Maret 21, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Andra Soni Beri Penghormatan kepada Handayani, Atlet Boccia Banten Peraih Emas ASEAN Para Games

Wartain Banten | Pemerintahan | 30 Januari 2026  — Gubernur Banten Andra Soni mengunjungi kediaman atlet paralimpik asal Kota Cilegon, Handayani, di Lingkungan Temuputih, Kelurahan Ciwaduk, Kota Cilegon, Kamis (29/1/2026) malam. Kunjungan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi atas keberhasilan Handayani meraih medali emas cabang olahraga boccia klasifikasi BC1 pada ajang ASEAN Para Games 2026 di Thailand.

Dalam kunjungan itu, Gubernur Andra Soni didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten, Syaukani.

Andra Soni menyampaikan bahwa Handayani merupakan satu-satunya atlet asal Provinsi Banten yang mewakili Indonesia pada ajang ASEAN Para Games 2026 dan berhasil mempersembahkan medali emas bagi Merah Putih. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi di tingkat internasional.

“Mewakili masyarakat Banten, saya mengucapkan selamat dan menyampaikan rasa bangga kami. Dengan segala keterbatasannya, Handayani mampu menjuarai kejuaraan antarbangsa di Thailand,” ujar Andra Soni.

Lebih lanjut, Gubernur mengungkapkan bahwa saat ini Handayani menempati peringkat keempat dunia pada cabang olahraga boccia. Capaian tersebut dinilai sebagai modal penting untuk menghadapi ajang-ajang besar ke depan.

“Target ke depan adalah menjaga posisi ini agar lolos ke Asian Para Games di Nagoya dan puncaknya pada Paralimpiade Los Angeles 2028. Mari kita doakan bersama agar langkahnya dimudahkan,” tuturnya.

Terkait dukungan pemerintah daerah, Andra Soni menjelaskan bahwa pembinaan atlet paralimpik secara teknis berada di bawah koordinasi National Paralympic Committee Indonesia (NPCI). Meski demikian, Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk terus memberikan dukungan moral serta menjalin koordinasi yang intensif demi keberlanjutan prestasi atlet paralimpik.

“Ini adalah hasil kerja keras NPCI. Namun, sebagai sesama warga Banten, saya sangat bangga atas pencapaian luar biasa ini,” tambah Gubernur.

Handayani, atlet boccia asal Cilegon kelahiran 5 Agustus 1996, merupakan sosok inspiratif yang menyeimbangkan prestasi olahraga dan pendidikan, dengan menyelesaikan studi S1 di FKIP Untirta pada 2021.

Ia telah menorehkan berbagai prestasi nasional dan internasional, termasuk emas Peparnas XVI Papua 2021 serta medali di ASEAN dan Asian Para Games.

“Dukungan ini sangat berarti dan menjadi semangat bagi saya untuk terus berprestasi. Fokus saya saat ini adalah menjalani latihan intensif enam hari dalam seminggu, menjaga kondisi fisik, pola makan, hingga kesiapan mental agar lebih tenang saat bertanding,” kata Handayani.

Handayani mengapresiasi perhatian Gubernur Banten yang menjadi motivasi tambahan baginya untuk terus berlatih intensif dan berharap dukungan pemerintah terhadap atlet paralimpik semakin meningkat.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum