Wartain Banten | Pemerintahan | 01 Januari 2026 — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mencatat prestasi membanggakan sepanjang tahun 2025 dengan meraih 19 penghargaan dari berbagai kementerian, lembaga, forum nasional, media massa, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Prestasi ini menegaskan kinerja Pemprov Banten di berbagai sektor strategis sejak Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah dilantik pada 20 Februari 2025.
Salah satu penghargaan paling bergengsi diperoleh dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berupa Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-9 atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2024, yang diraih pada 30 April 2025. WTP ke-9 ini menjadi indikator integritas dan akuntabilitas Pemprov Banten dalam mengelola keuangan daerah, sejalan dengan visi Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi.
Gubernur Andra Soni menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dalam memperkuat pengendalian internal dan meningkatkan kualitas laporan keuangan.
“Kami fokus pada peningkatan pengendalian internal yang masih belum optimal. Ini menjadi perhatian serius kami demi peningkatan kualitas laporan keuangan ke depan,” ungkap Andra Soni.
Pemprov Banten menerima sejumlah penghargaan sepanjang Juli 2025, antara lain dari Kapolda Banten atas kontribusi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta dari Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) yang menganugerahkan tiga penghargaan sekaligus kepada Gubernur Andra Soni dan Pemprov Banten, meliputi Pena Emas 2025, Kepala Daerah Terbaik Tata Kelola Pemerintahan Provinsi, dan Kepala Daerah Terbaik Bidang Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Publik.
Penghargaan ini menegaskan sinergi pemerintah dengan kepolisian serta peran media sebagai ruang publik dan penyebar potensi daerah.
Sepanjang Agustus–Oktober 2025, Pemprov Banten dan Gubernur Andra Soni meraih berbagai penghargaan bergengsi. Pada 14 Agustus 2025, Banten menjadi provinsi peringkat pertama kecukupan pangan (PoU) dengan angka 2,55%, jauh di bawah capaian nasional, sekaligus Gubernur Andra Soni menerima Lencana Melati Pramuka.
Penghargaan lain termasuk Best Motivation FKKSS-SMA (18 Agustus) untuk program Sekolah Gratis, Baznas Award 2025 kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Nasional (28 Agustus), Banten Achievement Tangerang Pos Award 2025 kategori Best Performance Leadership (10 Oktober), serta Anugerah Kabar Banten Award 2025 bagi Gubernur sebagai Kepala Daerah Responsif dan Wakil Gubernur Dimyati sebagai Pemimpin Inspiratif dan Peduli Sosial.
Penghargaan ini menegaskan keberhasilan kepemimpinan Pemprov Banten dalam pangan, pendidikan, dan pelayanan publik.
Pada November–Desember 2025, Pemprov Banten dan jajarannya meraih beragam penghargaan bergengsi. Bunda PAUD Banten menerima penghargaan Bunda Peduli PAUD 2025 (12 November), dan program Sekolah Gratis masuk finalis Anugerah RRI Awards 2025 kategori Konten Pendidikan Terfavorit (20 November).
Memasuki Desember, Pemprov Banten memperoleh Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah 2025 kategori Penurunan Ketimpangan Kesejahteraan Masyarakat, dinobatkan sebagai Pemerintah Daerah Terbaik Pertama FORPAK API oleh KPK (9 Desember), mempertahankan predikat Badan Publik Informatif naik peringkat ke-8 nasional, serta meraih penghargaan sebagai Mitra Legalitas dan Perlindungan Usaha Mikro dan Peringkat Kedua Nasional Indeks Reformasi Hukum.
Penghargaan ini menegaskan komitmen Pemprov Banten dalam pendidikan, transparansi, hukum, dan pemberdayaan ekonomi.
Rangkaian penghargaan Pemprov Banten ditutup dengan penyematan Kepala Daerah Terbaik Tingkat Provinsi Bidang Pendidikan Karakter dan Penguatan Nilai Kebangsaan dalam Apresiasi Bela Negara 2025 pada 22 Desember 2025.
Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa penghargaan hanyalah simbol, dan fokus kerja Pemprov Banten tetap pada memastikan kesejahteraan masyarakat, termasuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, dengan dukungan aktif dari seluruh warga.(WartainBanten)































