33.9 C
Jakarta
Jumat, Agustus 29, 2025

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Andra Soni: RBI Akan Hadir di Seluruh Kecamatan dan Desa di Banten

Wartain Banten | Pemerintahan | 23 Agustus 2025 — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya untuk memperluas keberadaan Ruang Bersama Indonesia (RBI) ke semua kecamatan dan desa di Provinsi Banten. Langkah ini merupakan bukti nyata dari upaya Pemerintah Provinsi Banten untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di tingkat akar rumput.

 

Ini disampaikan oleh Gubernur Andra Soni saat menghadiri Peluncuran RBI Banten dan Festival Dolanan Anak di Kampung Pekijing, Kelurahan Kalang Anyar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025.

Peluncuran RBI Banten merupakan bagian dari program nasional Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Gubernur berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat semakin kuat untuk meningkatkan lingkungan yang ramah perempuan dan anak di Provinsi Banten.

“Kami ingin implementasi regulasi perlindungan anak, termasuk PP Nomor 17 Tahun 2025, benar-benar dijalankan di daerah. Hal ini penting agar anak-anak terlindungi dari paparan konten digital yang merugikan,” ucap Andra Soni.

Gubernur berpendapat bahwa Festival Dolanan, bersama dengan pementasan sandiwara untuk anak-anak, dapat memberikan warna baru dalam upaya melestarikan tradisi permainan rakyat sekaligus meningkatkan kebahagiaan anak-anak.

“Kami berharap RBI dapat tersedia di setiap kecamatan, desa, hingga kelurahan. Melalui kegiatan bermain di luar ruangan, olahraga, membaca, menggambar, hingga permainan tradisional, kita bisa mencegah dampak negatif gadget sekaligus membangun karakter anak yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB), Siti Maani Nina, menyatakan bahwa RBI adalah tempat untuk membangun karakter, meningkatkan literasi, dan meningkatkan keluarga.

Selain itu, menurut Nina, RBI menjadi sarana sosialisasi untuk menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, mendorong pola pengasuhan layak, serta mempercepat upaya penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Kami (Pemprov Banten, red) berupaya anak-anak Banten tumbuh dan berkembanh dalam lingkungan yang aman, nyaman, serta penuh kreativitas,” ujar Nina. “Ini bagian dari ikhtiar kita menyongsong Indonesia Emas 2045. Anak-anak hari ini adalah pemimpin di masa depan. Maka tugas kita memastikan mereka tumbuh dalam ekosistem yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.

Edi Suryadi, seorang tokoh masyarakat Kampung Pekijing, menyambut baik peluncuran RBI dan Festival Dolanan. Menurutnya, acara ini sangat dinantikan warga karena akan memberikan manfaat nyata kepada Kampung Pekijing yang dikenal sebagai Kampung Literasi.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum