33 C
Jakarta
Rabu, April 1, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Andra Soni: Revitalisasi Banten Lama, Haul Sultan Hasanuddin Didorong Jadi Agenda Nasional

Wartain Banten | Pemerintahan | 01 April 2026 — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program revitalisasi situs peninggalan Kesultanan Banten sebagai upaya memperkuat daya tarik wisata budaya, sejarah, dan religi di kawasan Banten Lama.

Hal tersebut disampaikan Andra saat menghadiri Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin yang digelar di Masjid Agung Kesultanan Banten, Kasemen, Kota Serang, Senin malam (30/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam melestarikan warisan sejarah Banten.

“Program revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan potensi peninggalan Kesultanan Banten. Pemprov Banten terus mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkokoh persatuan menuju Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” ujar Andra Soni.

Ia menjelaskan, Sultan Maulana Hasanuddin merupakan pendiri sekaligus Sultan pertama Kesultanan Banten, putra dari Sunan Gunung Jati. Di bawah kepemimpinannya, Banten berkembang menjadi pusat perdagangan besar yang berpengaruh di kawasan.

“Di bawah kepemimpinan Sultan Maulana Hasanuddin, Banten bertransformasi menjadi kota pelabuhan yang sangat berpengaruh. Banten menjadi pusat perdagangan besar dan penghubung utama bagi pedagang dari India, Arab, Tiongkok, hingga berbagai wilayah di Nusantara,” imbuhnya.

Melalui momentum haul tersebut, Andra juga mengajak masyarakat untuk mendoakan keselamatan dan kesejahteraan daerah, sekaligus meneladani semangat kepemimpinan Sultan dalam kehidupan sehari-hari.

“Haul ini adalah penguat bagi kita semua untuk terus meneladani semangat perjuangan dan kepemimpinan beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono mendorong agar Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin dapat dikembangkan menjadi agenda nasional. Menurutnya, langkah ini penting untuk menarik lebih banyak wisatawan ke kawasan situs Kesultanan Banten.

“Sultan Maulana Hasanuddin adalah jejak sejarah yang harus kita uri-uri (jaga) dan ambil hikmahnya,” kata Agus Jabo.

Agus menyampaikan bahwa Sultan Maulana Hasanuddin meletakkan tiga pilar utama kehidupan Masyarakat politik, spiritual, dan ekonomi yang tercermin pada Istana Surosowan, Masjid Agung Kesultanan Banten, dan Pelabuhan Karangantu. Ia menilai momentum haul menjadi kesempatan penting untuk menghidupkan kembali kearifan lokal dan nilai luhur leluhur guna memperkuat jati diri bangsa.(WartainBanten)

Berita Terkait

Iskandar Z Sitanggang
Iskandar Z Sitanggang
Pakar Bisnis, Pendidikan dan Hukum