Arman Syifa Menerima LKPD Tahun 2020 Kota Tangsel. 

    0
    85

    Warta.In|Serang

    Penyerahan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Kota Tangerang Selatan berupa Laporan Keuangan Pemerintah Daerah 2020 kepada Badan Pemeriksaan Keuangan Daerah Provinsi Banten di Serang, Senin (15/03).

    Penyerahan LKPD ini juga dilakukan oleh beberapa pemerintah daerah seperti Kabupaten Tangerang dan Kota Cilegon.

    Dalam sambutannya, Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany memaparkan bahwa dalam realisasi anggaran yang dilaksanakan oleh Pemkot Tangsel pada tahun 2020 ini mengalami banyak sekali hambatan. Dimana sebelumnya, APBD Tangsel ditetapkan sebesar kurang lebih Rp 4 Trilyun. “Namun karena adanya Covid-19 yang serba mendadak. Kami melakukan penyesuaian,” ujar Airin sambil menambahkan bahwa mayoritas

    anggaran diperuntukkan untuk penanganan kesehatan di Kota Tangsel.

    Adanya pandemi Covid-19 memberikan dampak yang signifikan terhadap pergerakan ekonomi di Kota Tangerang Selatan. Dimana pada awalnya PAD Kota Tangerang Selatan setiap harinya bisa mencapai Rp15-20 miliar dalam satu hari. Namun dikarenakan adanya PSBB di Kota Tangsel, maka Airin meyakinkan bahwa jajaran pejabat di Tangsel terus menyesuaikan keadaan. Dimana pelayanan kesehatan yang bersifat urgensi tetap dilaksanakan dengan upaya peningkatan gerak ekonomi di Kota Tangsel. “Untuk memastikan pelayanan-pelayanan tersebut berjalan, kami meningkatkan fasilitas isolasi bagi penderita Covid-19 dan membantu UMKM untuk tetap bergerak untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Airin.

    Dua sektor tersebut sampai saat ini terus digerakkan agar bisa berjalan beriringan. Tanpa harus mengorbankan sektor lain. Sebab, jika tidak dilakukan demikian, maka masyarakat akan lebih merasakan dampaknya.

    Sementara Kepala BPK Provinsi Banten Arman Syifa mengapresiasi seluruh kinerja pimpinan daerah yang tetap berusaha menjalankan tugasnya dan memberikan pelayanan terutama di tengah pandemi seperti ini.

    Adapun LKPD yang dirinya terima, dipastikan akan diperiksa kembali. “Untuk memastikan keabsahan alokasi daerah dan bentuk pertanggungjawabannya,” ujarnya.(humastangsel-kominfo/red)