Warta.in Medan – Gurita bisnis Aseng Kayu kini telah terang – terangan terjadi di Sumatera Utara, bahkan bisnis tersebut saat ini diduga telah mendapat restu dari aparat kepolisian terutama Kapolda Sumut dan juga Dirkrimum.
Hal ini diketahui pada Jum’at (30/1/2026) dimana terdengar adanya bekingan dari oknum aparat berinisial BD yang diketahui menjabat sebagai Katim di unit Jatanras. Bahkan saat ini Aseng Kayu secara terang – terangan membuka usaha judi jenis Togel tersebut disejumlah daerah.
Usaha ilegal tersebut saat ini sangat mudah ditemui disejumlah tempat seperti di Pasar Bengkel, Sei Rampah dam Sergai. Sangat mudah ditemui kupon togel yang berserakan diatas meja, bahkan para penjual melengkapi dengan buku tafsir mimpi agar pembeli bisa melihat arti dari mimpinya.
Bahkan saat ini juga mencuat nama sang koordinatornya dengan inisial ES alias Erik Siahaan, lebih masif lagi di satu dusun saja ada beberapa penulis. Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu H.F, orang nomor satu ditubuh kepolisian daerah Sumut ini enggan untuk menjawab.
Begitu juga ketika dikonfirmasi kepada Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, Akpol 92 ini terkesan anti terhadap wartawan. Sedangkan melalui kabar yang didapat saat ini antara Kapolda dan Dirkrimum sedang terjadi Miss komunikasi. Itu dikarenakan Kapolda telah meminta agar Dirkrimum menutup segala bentuk perjudian, namun Dirkrimum terkesan enggan menutupnya. Ini patut diduga adanya pemberian sejumlah setoran karena Dirkrimum baru menjabat dan mungkin belum balik modal. Apalagi antara Kapolda dan Dirkrimum terdapat kesenjangan almamater dimana Kapolda merupakan almamater 94 dan Dirkrimum almamater 92. Jadi mana mungkin berani Kapolda melawan Kakak Asuhnya. Ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya demi keamanan tersebut. (RN)































