27.9 C
Jakarta
Jumat, Oktober 30, 2020

Bagi Pencinta Kuliner; Ayoo Coba Soto Legendaris Inan Kumis Di Jalan RE. Martadinata Ciputat Tangerang Selatan

WARTA.in – Ciputat

Bagi para pecinta kuliner silahlan datang ke Kedai Soto Legendaris Inan Kumis, Rasanya khas dan sangat luar biasa di lidah bagi para Penyuka Soto.

“Suka, tak tertandingi ini baru asli Soto Betawie, mantap nikmat dan harganya pun sangat terjangkau, pelayanannya sangat ramah bisa dibawa pulang dan bisa diantar” komentar banyak orang terkait kuliner favorit mereka.

Keberlangsungan sebuah entitas (the sustainability of a business) menempatkan promosi sebagai strategi, meski menurut Hermawan Kertajaya (MarkPlus Consulting) bisnis yang dijalankan dengan baik akan menghasilkan “kualitas” dari produk maupun jasa pelayanan.

Kalau tidak (kwalitas), masih menurut pakar marketing asal Indonesia itu, akan ada dua pilihan. Pertama pelanggan akan meninggalkan Anda. Kedua, Anda akan tetap mendapatkan pelanggan, tetapi dari segmen Price Oriented. Mereka cuma membeli “harga” bukan kwalitas.

Pelanggan Soto/Sop Betawi Inan Kumis sudah sangat banyak dari daerah dan usia Kedai Soto sudah 27 tahun sejak berdiri pada 1993 silam.

Berdiri sejak 1993 dan bertahan hingga kini. Usianya telah 27 tahun tentu memiliki lika-liku sejak dikelola orang tua dan sekarang telah diwarisi kepada anak untuk melanjutkan usaha.

Bertahan dalam hampir tiga dekade bukanlah perkara mudah untuk mempertahankan pelanggan agar tidak berpindah dilain hati (warung soto). Bisa banyak yang bermunculan tidak sedikit juga yang lempar handuk, akibat kalah bersaing dalam rasa, pelayanan serta keramahan yang menjadi variabel dari ekosistem warung soto.

Kepada awak media Inan bercerita pertama kali membuka warung Soto/Sop Betawi dijual dengan harga Rp3000, kata Inan Kumis (65) perintis usaha Soto/ Sop Betawie di bilangan Ciputat Kamis, 24/09/2020.

Tamu warung Soto/Sop Betawie, masih cerita Inan, dari berbagai daerah Jabodetabek yang kebetulan lewat dan warga sekitar yang telah merasa cocok dengan olah sotonya. Soto Inan Kumis dibandrol dengan Rp.28 ribu/porsi.

Ia juga melayani penjualan secara daring via aplikasi Go-food dan juga Grab Food yang menandai perubahan model bisnis dari offline bertransfomasi ke online. Transformasi model bisnis sesungguhnya bukan suatu penghalang kecuali covid 19 sedikit banyak mempengaruhi laju usahanya saat ini.

“Rasanya beda, bener bener bikin ketagihan kalo sudah makan soto + nasi disini” tutur Ompong (47) pelanggan tetap Soto Betawie ini menuturkan kepada awak media. “bisa nambah sampe 3 piring nasi saya om kalo sudah makan disini” pungkasnya sambil terkekeh.

Testimoni atau kesaksian Ompong adalah, rating pada zaman NOW, dimana ulasan pelanggan menjadi petunjuk awal, ketika banyak orang mem-browsing tempat kuliner paling enak di MBAH GOGLE.

Keja keras pelaku usaha resto dalam mempertahankan pelangganya sama dengan umur panjang bagi entitas tersebut.

Olen & Irawati Pasutri Penerus Soto Betawie Legendaris Inan Kumis (foto warta.in)

Sekarang usaha ini diwariskan kepada anaknya Pasutri mpo Irawati (38) & Olen (40). Keduanya adalah pengusaha muda yang bertarung dalam persaingan sengit warung makan soto. Pengalaman 27 tahun Soto Inan Kumis dalam berdagang bisa jadi modal utama kedua pasangan ini yang mengumpulkan omzet pada kisaran RP 800 ribu hingga sejuta/hari ketika corona mengepung umat manusia di muka bumi.

Berbeda pada hari-hari normal sebelum corona, warung Soto Inan Kumis bisa mengumpulkan omzet mencapai 3 – Rp4 juta/hari.

Olen berharap bisa menangguk omzet seperti dulu, jika kondisi kembali normal seperti harapan banyak orang di negeri ini.

“alhamdulillah masih ada penjualan, meski melorot jauh” tutup Olen kepada awak media.**

Latest news

Masjid Al – Fitrah Ciburial Sumber Rw08,Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw

Wartain.com – Kamis, 29 Oktober 2020. Bandung Barat – Jama’ah DKM Masjid Al – Fitrah Rt 04,Rw 08,Kampung Ciburial Sumber ,Kecamatan Ngamprah ,Bandung Barat, memperingati...

Mau Pulang, Malah Temukan Mayat Tanpa Identitas Di Kali Ciliung Kartini

Warta.in, Jakarta Jumat (30/10/20) pukul 15.00 wib, telah ditemukan seorang mayat anak laki-laki tanpa identitas dengan usia -/+ 15 tahun yang hanyut di kali, Jalan...

Guru Seharusnya Jadi Perekat Toleransi

Warta.in, Jakarta-Beberapa hari belakangan ini viral terkait pemberitaan adanya oknum Guru SMA Negeri 58 Jakarta yang mengajak murid-muridnya untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua...

Di Selat Malaka, Satlat KJK AAL ‘2020 Kembali Praktek Bestex Bintang

Di Selat Malaka, Satlat KJK AAL '2020 Kembali Praktek Bestex Bintang Selat Malaka (30/10). Ditengah melintas Selat Malaka dari Belawan menuju Tanjung Uban, Taruna Akademi Angkatan...

Related news

Masjid Al – Fitrah Ciburial Sumber Rw08,Peringati Maulid Nabi Muhammad Saw

Wartain.com – Kamis, 29 Oktober 2020. Bandung Barat – Jama’ah DKM Masjid Al – Fitrah Rt 04,Rw 08,Kampung Ciburial Sumber ,Kecamatan Ngamprah ,Bandung Barat, memperingati...

Mau Pulang, Malah Temukan Mayat Tanpa Identitas Di Kali Ciliung Kartini

Warta.in, Jakarta Jumat (30/10/20) pukul 15.00 wib, telah ditemukan seorang mayat anak laki-laki tanpa identitas dengan usia -/+ 15 tahun yang hanyut di kali, Jalan...

Guru Seharusnya Jadi Perekat Toleransi

Warta.in, Jakarta-Beberapa hari belakangan ini viral terkait pemberitaan adanya oknum Guru SMA Negeri 58 Jakarta yang mengajak murid-muridnya untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua...

Di Selat Malaka, Satlat KJK AAL ‘2020 Kembali Praktek Bestex Bintang

Di Selat Malaka, Satlat KJK AAL '2020 Kembali Praktek Bestex Bintang Selat Malaka (30/10). Ditengah melintas Selat Malaka dari Belawan menuju Tanjung Uban, Taruna Akademi Angkatan...