25 C
Jakarta
Rabu, Januari 19, 2022

Bangunan Ilegal Di Desa Emplasmen Kuala Namu Di Duga Jadi Sarana Perjudian

Warta.in Deli Serdang- Bangunan tanpa izin dari pemerintah setempat (illegal) di Desa Emplasmen Kuala Namu Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang di duga jadi sarana ajang lokalisasi praktek perjudian

Kepada media ini, Camat Beringin (Wahyu) mengaku tidak pernah menerima permohonan atau merekomendasikan izin bangunan tembok tinggi berkisar 4 (empat) meter terhadap instansi Dinas terkait di Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang dari pemilik, bahkan dia memastikan tidak kenal dengan pemilik bangunan tersebut.

“Tidak pernah ada pemilik bermohon atau meminta rekomendasi mendirikan tembok berikut bangunan di dalamnya kepihak pemerintahan kita, sehingga izin bangunan dari Dinas terkait tidak mungkin ada tanpa rekomendasi dari Kecamatan, bahkan saya tidak tau siapa pemiliknya,” ujar wahyu melalui telepon selulernya.

Sementara itu, pihak Mapolsek Beringin yang diketahui berdekatan dengan bangunan di duga jadi lokalisasi perjudian dengan berbagai jenis itu, meski beberapa kali berganti Pimpinan Komandonya, tampak abai dan terkesan tutup mata.

“patut di duga telah nyaman atas keberadaan praktek di duga lokalisasi perjudian tersebut,” demikian celoteh Sudar warga masyarakat sekitar yang mengaku tidak nyaman ketika dini hari banyak kendaraan melintas arah lokalisasi itu.

Hal ini telah di sikapi Kapolresta Deli Serdang yang baru, Kombes Pol Irsan Sinuhaji, S.I.K, ketika mendapati informasi terkait maraknya di duga lokalisasi perjudian di Desa Emplasmen Kuala Namu yang di sampaikan oleh warga masyarakat sekitar melalui Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Deli Serdang (Kyai Amir Panatagama), dia menegaskan telah perintahkan jajaran Sat Reskrimnya untuk sigap ambil tindakan.

Terpisah, menyikapi desas-desus di duga lokalisasi perjudian itu di jaga pintu masuknya oleh oknum mengaku anggota TNI dari Kesatuan Yonif 121/MK inisial Aris dan diawasi oleh oknum anggota TNI yang juga mengaku dari Satuan 6 Serbu inisial Tompul yang bermarkas di Medan,

Warga masyarakat sekitar pun berharap kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI AD yang baru (Dudung Abdurahman) yang terkenal tegas sebagai pimpinan Komando di TNI AD itu, agar dapat perintahkan anggotanya yang di bawahi Kodam I/BB untuk di tarik mundur bila benar terlibat dalam mem-backup pengusaha perjudian di Sumut. (DR.MOI)

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!