URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
25.5 C
Jakarta
Minggu, November 27, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BARIKADE 98 JABAR : PERNYATAAN JENDERAL DUDUNG TEPAT 

PERNYATAAN JENDERAL DUDUNG TEPAT SESUAI NORMA SEORANG PEJABAT TNI

Bandung – Jenderal Dudung sebagai Pangkostrad mengatakan di depan para prajurit Kostrad dalam sebuah acara brifing, bahwa setiap prajurit TNI tidak boleh fanatik berlebihan dengan agama yang dianutnya, serta mengatakan bahwa semua agama benar di depan Tuhan Yang Maha Esa, adalah benar dan tepat, karena pernyataan beliau sebagai pejabat TNI tersebut, pasti merujuk pada norma aturan dalam bernegara, dan ini sangat sesuai Sila Pertama Pancasila, bukan memakai dalil kitab suci masing masing agama, kata Budy Hermansyah Ketua Barikade 98 Jabar, Kamis (16/09/2021).

Selanjutnya Budy mengatakan “Jadi untuk menilai tepat tidak nya penyataan Jenderal Dudung tersebut harus menggunakan aturan yang berlaku dalam bernegara, sesuai kapasitas dan tempatnya beliau membuat pernyataan tersebut, yaitu di dalam ruang bernegara. Bukan ruang private di tempat rumah ibadahnya masing masing umat beragama, ungkapnya.

Selain itu beliau juga memberikan amanat kepada para prajuritnya, agar tidak fanatik berlebihan dengan agama nya masing masing, ini sangat tepat dengan tugas pokok TNI, ujar Budy tokoh pergerakan 98.

Kata Budy Hermansyah menegaskan “Sebagai alat pertahanan negara, yang harus mengayomi semua warga bangsa dengan latar belakang suku dan agamanya. Sehingga dengan tugas pokok TNI tersebut bisa menjaga keutuhan dan ketentraman warga bangsanya dalam menjalankan aktivitas sehari harinya”.

Termasuk menjalankan ibadah sesuai agamanya masing masing. Tidak terbayang kalau setiap anggota TNI punya rasa fanatik yang berlebihan terhadap agama yang dianutnya, dampaknya seperti apa sulit dibayangkan, ungkap Budy Hermansyah tokoh pergerakan alumni UNPAD.

Bravo Pangkostrad Letjend Dudung, selamat bertugas mengawal dan menjaga NKRI yang berdasarkan Pancasila ini, pungkas Budy Hermansyah. (Redaksi)***

Warta Baru
Warta Terkait