32.9 C
Jakarta
Sabtu, Oktober 23, 2021

Belajar di Ruang Terbuka Bantu Perkembangan Anak

Warta.in, Gowa – Kegiatan belajar mengajar yang diluar ruangan merupakan salah satu teknik pembelajaran yang amat sangat mengasyikkan. Begitu banyak hal yang bisa di eksplorasi oleh tenaga pengajar dan peserta didik.

Teknik belajar alam salah satu bentuk pendidikan alternatif yang menggunakan alam sebagai media utama¬† pembelajaran murid atau peserta didik. “Di ruang terbuka, anak-anak bisa belajar dari semua makhluk yang ada di alam semesta,” sebut Emil.

Akan halnya dengan apa yang dilakukan oleh Akbar.G, founder dari Taman Baca Nurul Jihad Parangbebbu yang beralamat di Desa, Desa Tabbinjai, Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan.

Akbar. G yang akrab di panggil Emil ini, senang membawa adik-adik peserta didik untuk belajar di luar ruangan. Entah itu di ladang, lapangan, kebun, ataupun pematang sawah. Minggu, (21/03/2021).

“Pembelajaran monoton di dalam ruangan, membuat para peserta didik ini akan merasa jenuh dan bosan. Jadi diperlukan langkah strategis untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya adalah membawa mereka ke lingkungan terbuka. Anak-anak peserta didik bisa merasakan hembusan angin, melihat panorama alam seperti gunung, sungai serta aktivitas para petani membajak sawahnya,” ungkap Emil.

Lanjut dia, pembelajaran di luar ruangan akan meningkatkan kreativitas peserta didik secara personal. Tak hanya itu, mereka mampu memanfaatkan segala apa yang ada di alam sebagai media belajar.

Ketika dikonfirmasi jumlah peserta didiknya, Emil menuturkan adapun jumlah peserta didiknya ada 30 orang, tapi yang aktif 20 orang.

“Kegiatan belajar di luar ruangan seperti di ladang dan sawah bisa membantu pertumbuh kembangan anak peserts didik. Mereka paham bahwa dunia luar merupakan suatu sarana belajar pengalaman di alam bebas yang mana bisa merasakan langsung perihal materi yang di ajarkan, selanjutnya akan meningkatkan hubungan emosional antara tenaga pendidik dan para peserta didik,” kuncinya.

Sementara itu Fikran (9) salah satu peserta didik merasa senang belajar di alam terbuka.

“Alhamdulillaah, senang sekali belajar seperti ini, bisa belajar sambil bermain,” ungkap fikran salah satu peserta didik sembari tertawa menggemaskan.

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img