Wartain Banten | Hukum | 18 Januari 2026 — Berita Acara Kepolisian (BA) yang dibuat hasil pemeriksaan penyidik terhadap saksi dan tersangka kini menjadi salah satu alat bukti paling penting di persidangan. Dokumen resmi ini berisi keterangan saksi maupun tersangka yang dicatat secara rinci dan sah menurut prosedur hukum.
Praktisi hukum pidana dari DSP Law Office menyebutkan bahwa berita acara kepolisian sangat penting karena berfungsi sebagai bukti resmi yang memperkuat jaksa dan memudahkan hakim menilai fakta persidangan.
“BA kepolisian bukan sekadar catatan administratif. Isinya dapat menjadi dasar penegakan hukum dan membantu hakim menentukan kebenaran secara objektif,” ujarnya
Berita Acara Kepolisian (BAP) dibuat melalui prosedur ketat untuk menjamin keabsahan dan keakuratan bukti, memiliki bobot hukum yang kuat, dan keterangan palsu dapat berakibat pidana.
Proses pembuatannya meliputi pemanggilan pihak terkait, pemeriksaan identitas, tanya-jawab, konfirmasi, penandatanganan, dan pemberkasan setelah penyelidikan awal dan pengiriman SPDP. Isi BAP meliputi judul, identitas, kronologi, pertanyaan-jawaban, serta pengesahan dengan tanda tangan untuk menjamin keabsahan hukumnya.
Selain sebagai alat bukti formal, BA kepolisian mendukung transparansi, akuntabilitas, dan integritas sistem peradilan di Indonesia.(WartainBanten)































