25 C
Jakarta
Rabu, Januari 19, 2022

BIN Jabar Gencarkan Vaksinasi Pelajar Santri dan Dor to Dor di Gunungguruh Kab.Sukabumi

Sukabumi – Pemerintah Indonesia terus melakukan percepatan capaian vaksinasi Covid-19, guna menekan dan mengurangi resiko penularan virus corona.

Seperti yang dilakukan Badan Intelijen Negara dengan menyelenggarakan vaksinasi massal pelajar, santri dan warga masyarakat umum wilayah kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, Jumat (17/12/2021). Vaksinasi dilakukan guna kekebalan kelompok atau herd imunity terbentuk, sehingga bisa mengakhiri pandemi.

“Ini merupakan upaya BIN mempercepat cakupan vaksinasi untuk membentuk kekebalan komunal, sebagai antisipasi dan menekan angka penularan Covid-19,” jelas Kepala BIN Daerah Jawa Barat Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto.

Vaksinasi yang menyasar pelajar dan masyarakat umum digelar di beberapa wilayah Kabupaten Sukabumi seperti di SMP/SMK Al Fathonah, MTS/MA Al Istiqomah Pasirmalang Gunungguruh dengan sasaran 1000 Dosis, di Kp.Padaraang, Ko Kebonjati Desa Sirnaresmi dengan sasaran masing masing 250 Dosis, Kp.Kararange, Kp.Malingping Gunungguruh Kab.Sukabumi dengan sasaran 250, total keseluruhan 2000 dosis vaksi1 dan 2.

Dedy menerangkan, vaksinasi ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo, agar BIN menyelenggarakan secara to door to door atau menyambangi langsung masyarakat di pelosok-pelosok yang tidak terjangkau oleh vaksinasi massal.

Kegiatan vaksinasi ini pun merupakan akselerasi program 3 juta dosis vaksin per hari sehingga target herd imunity atau kekebalan komunal bisa mencapai 70 persen pada akhir tahun 2021.

“Perjuangan masih belum berakhir, ikthiar masih perlu dioptimalkan, dan vaksinasi ini merupakan salah satu ikhtiar kita untuk mengakhiri pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung satu tahun lebih,” kata Dedy.

Meski begitu, Dedy mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan abai protokol kesehatan walaupun sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Dedy meminta masyarakat untuk tetap menjalani protokol kesehatan 5M.

“Tetap lakukan protokol kesehatan 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” ucap Dedy.

Sementara itu, Aep Kadus Padaraang, warga Kampung Padaraang Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, menyambut baik apa yang dilakukan oleh BIN dengan vaksinasi door to door. Mengingat dia dan warga kampung lainnya belum memeroleh suntikan vaksin Covid-19.

“Karena selama ini vaksinasi massal tidak pernah dilakukan di pelosok-pelosok desa,” akunya. (*)

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!