25 C
Jakarta
Rabu, Januari 19, 2022

BIN Menyisir Pelajar, Warga Gunungguruh Kab.Sukabumi Yang Belum Vaksinasi

Sukabumi – Pemerintah Indonesia terus melakukan percepatan capaian vaksinasi Covid-19, guna menekan dan mengurangi resiko penularan virus corona.

Seperti yang dilakukan Badan Intelijen Negara dengan menyelenggarakan vaksinasi massal menyisir pelajar, santri dan warga masyarakat umum wilayah kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/12/2021). Vaksinasi dilakukan guna kekebalan kelompok atau herd imunity terbentuk, sehingga bisa mengakhiri pandemi.

“Ini merupakan upaya BIN mempercepat cakupan vaksinasi untuk membentuk kekebalan komunal, sebagai antisipasi dan menekan angka penularan Covid-19,” jelas Kepala BIN Daerah Jawa Barat Brigjen TNI Dedy Agus Purwanto.

Vaksinasi yang menyasar pelajar dan masyarakat umum digelar di beberapa wilayah Kabupaten Sukabumi diantaranya di SMPN 1 Gunungguruh,
SMPN I Gunungguruh, Kp. Limusnunggal., Kp.Bojongduren, Kp. Ciburial, Kp. Kararangge, Kp. Cikujang/ bale, Kp. Cikarang, Kp.Cimenteng, Kp.Pasir Ipis Kecamatan Gunungguruh Kab.Sukabumi dengan sasaran keseluruhan 2000 dosis vaksin 1 dan 2.

Dedy menerangkan, vaksinasi ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo, agar BIN menyelenggarakan secara to door to door atau menyambangi langsung masyarakat di pelosok-pelosok yang tidak terjangkau oleh vaksinasi massal.

Kegiatan vaksinasi ini pun merupakan akselerasi program 3 juta dosis vaksin per hari sehingga target herd imunity atau kekebalan komunal bisa mencapai 70 persen pada akhir tahun 2021.

“Perjuangan masih belum berakhir, ikthiar masih perlu dioptimalkan, dan vaksinasi ini merupakan salah satu ikhtiar kita untuk mengakhiri pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung satu tahun lebih,” kata Dedy.

Meski begitu, Dedy mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dan abai protokol kesehatan walaupun sudah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Dedy meminta masyarakat untuk tetap menjalani protokol kesehatan 5M.

“Tetap lakukan protokol kesehatan 5M, yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” ucap Dedy.

Sementara itu, Kapus Gunungguruh mengatakan kami sangat apresiasi dengan bantuan BIN bisa bekerjasama melaksanakan vaksinasi massal pelajar, santri dan masyarakat umum di wilayah kecamatan Gunungguruh sehingga warga masyarakat pelosok perkampungan bisa melaksanakan vaksinasi, ungkapnya.

Diperkuat dengan pernyataan Camat Gunungguruh mengatakan “Warga masyarakat yang jauh ke Puskesmas atau ke Kantor Desa bisa melaksanakan vaksinasi dengan program gerakan BIN melaksanakan vasinasi secara dor to dor menyisir warga masyarakat Gunungguruh, pungkas Asep Suhenda. (Redaksi).

Latest news
- Advertisement -spot_img
Related news
- Advertisement -spot_img
error: Content is protected !!