URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img
25.5 C
Jakarta
Minggu, November 27, 2022

URUS PERIJINAN

KLIK GAMBARspot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BP2MI Jabar & Barikade 98 Sukabumi Gelar Sosialisasi, Negara akan selalu hadir lindungi PMI

Sukabumi.Warta.In – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Jawa Barat bersama dengan Barikade 98 kembali gelar sosialisasi meraih peluang kerja ke luar negeri bertajuk “Sikat Sindikat Perdagangan Orang”. Setelah sebelumnya melaksanakan sosialisasi di Hotel Augusta Palabuhanratu, kegiatan dilanjutkan dengan melaksanakan giat sosialisasi hari ke II di Graha Haraqi Siliwangi Desa Bojong Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi, Sabtu (11/12/2021).

BP2MI merupakan Badan Pemerintah Non Departemen yang berfungsi sebagai pelaksana kebijakan di bidang penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sementara itu Barikade 98 adalah organisasi pergerakan aktivis 98 yang muncul dari masyarakat dengan pekerja migran sebagai salah satu titik sasar gerakan kepeduliannya.

Kepala UPT BP2MI Kombespol Erwin Rahmat dalam kegiatan tersebut mengungkapkan betapa berbahayanya bekerja ke luar negeri tanpa prosedur yang benar. Dalam kegiatan tersebut Erwin menegaskan akan menyikat habis sindikat perdagangan orang termasuk calo-calo ilegal yang banyak berkeliaran di masyarakat.

“Banyak calo yang menawarkan iming-iming besar dan dengan bujuk rayu mengajak masyarakat kerja keluar negeri. Awas, jangan sampai tergiur. Banyak laporan Tindak Pidana Perdagangan Orang di Jawa Barat, khususnya di wilayah sukabumi ini. Kami bekerjasama dengan Disnakertrans, kepolisian dan aparat lain terkait akan sikat dan berantas calo-calo tersebut,” tegas Erwin dalam sosialisasi yang di moderatori oleh Tugiyarto, S.Sos Sub Koordinator Kelembagaan dan Kemasyarakatan BP2MI Jabar.

Erwin juga menambahkan, Biasanya calo mengiming-imingi dengan bermacam cara, bahkan sampai dengan memberikan uang pesangon tinggi di awal, awas jangan terpengaruh dan menerima uang dari sponsor, itu bisa jadi awal petaka, demikian kata Kepala UPT BP2MI tersebut.

Kegiatan yang dikawal Prokes ketat tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah selaku pemangku kebijakan dalam penempatan tenaga kerja antara lain BP2MI Jabar, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Kapolsek Cikembar , tokoh masyarakat setempat serta ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Kawasan Asia dan Afrika BP2MI Drs.Lismia Elita MM mengatakan kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memberikan peluang kepada masyarakat agar bisa bekerja di luar negeri dengan prosedur yang tepat.

Dia mengingatkan bahwa masyarakat perlu mengetahui dari PMI prosedural dan non prosedural. Ia menghimbau untuk meninggalkan pola pikir lama yang menganggap bahwa PMI adalah pekerjaan rendah. PMI adalah pahlawan devisa sebuah pekerjaan terhormat tuturnya.

Sementara itu, Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Agus Ernawan mengatakan hendaknya masyarakat pandai memilih dan memilah jika hendak bekerja ke luar negeri.
“Hubungi dinas pemerintah terkait dengan penempatan kerja ke luar negeri, kami akan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” kata Agus.

“ Kami akan memberikan informasi secara akurat dan memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan skema penempatan yang benar sesuai aturan pemerintah. Hal tersebut akan menjadikan calon Pekerja Migran terpantau serta terlindungi sampai dengan pulang ke Tanah Air,” tegasnya. (Redaksi)***

Warta Baru
Warta Terkait