BUMDes Ciasem Sewa Lahan Rp17 Juta per Tahun, Kandang Ayam Masih Kosong
Ciasem, Warta In Jabar – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ciasem yang berlokasi di Jalan Babakan, tepat di depan Indomaret, Desa Ciasem Baru, Kecamatan Ciasem, berdiri di atas lahan milik H. Samsudin yang disewa dengan nilai Rp17 juta per tahun.
Keterangan tersebut disampaikan Direktur BUMDes Ciasem, Ariq, saat menerima kunjungan awak media Warta In Jabar pada Kamis, 18 Desember 2025.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kandang ayam milik BUMDes hingga saat ini masih terlihat kosong. Selain itu, terdapat penambahan bangunan kandang ayam baru, namun proses pembangunannya belum selesai sepenuhnya.

Ariq menjelaskan, pengisian ayam direncanakan akan dilakukan pada akhir Desember 2025. Sebanyak 2.000 ekor ayam telah dipesan dengan kisaran umur antara 13 hingga 16 minggu.

“Insyaallah akhir Desember ini ayam akan masuk sekitar 2.000 ekor, umur 13 sampai 16 minggu karena sudah kami pesan,” ujar Ariq.

Terkait pendapatan, Ariq menyebutkan bahwa sumber pemasukan BUMDes berasal dari usaha kolam ikan, tanaman cabai, serta penjualan ayam afkir. Untuk ayam afkir, BUMDes telah menjual sebanyak 623 ekor dengan nilai penjualan sekitar Rp42 juta.

“Hasil penjualan ayam afkir sebanyak 623 ekor kurang lebih Rp42 juta, dan sudah kami setorkan ke desa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ariq menjelaskan bahwa BUMDes Ciasem telah memiliki rekening. Namun, mekanisme keluar masuk anggaran hasil penjualan tidak sepenuhnya melalui rekening BUMDes.
“Rekening BUMDes ada, tetapi untuk hasil penjualan tidak masuk ke rekening BUMDes. Kami langsung menyetorkan Pendapatan Asli Desa (PAD) ke desa,” jelasnya.
Menurut Ariq, besaran PAD yang disetorkan ke Pemerintah Desa Ciasem Baru mencapai 45 persen dari total pendapatan usaha BUMDes.
“Kami setorkan PAD ke desa sebesar 45 persen dari pendapatan,” pungkasnya.































