Samosir, Kami sudah 2 kali melayangkan somasi kepada sdr drs MARTUA SITANGGANG MM (mantan Wakil Bupati Samosir 2021-2024) dan adik adiknya yang isinya mengundang mereka pada Jumat 6/2/2026 & Kamis 12/2/2026 di kantor pengacara Lamsiang Sitompul SH MH di Medan dimana kami keturunan Opung Tongam Sitanggang menawarkan itikad baik kami untuk duduk bersama meluruskan sejarah kepemilikan Huta Lumban Silo. Namun sdr drs MARTUA SITANGGANG MM (mantan Wakil Bupati Samosir 2021-2024) dan adik adiknya tidak pernah hadir, bahkan tidak juga memberikan keterangan tertulis. Atas dasar itu, kami menyimpulkan bahwa sdr drs MARTUA SITANGGANG MM (mantan Wakil Bupati Samosir 2021-2024) dan adik adiknya menganggap enteng suara kami melalui somasi yang kami kirimkan itu, papar Sudung Sitanggang yang menetap di Bontang
Kami juga meyakini bahwa sdr drs MARTUA SITANGGANG MM (mantan Wakil Bupati Samosir 2021-2024) dan adik adiknya tidak memiliki bukti otentik untuk menguatkan posisi nya sebagai ahli waris Sipukka Huta di Huta Lumban Silo. Kemungkinan karena hal itu jugalah sehingga mereka tidak punya nyali untuk merhadapan muka dengan kami
Dengan tidak ditanggapinya 2 somasi yang telah kami kirimkan itu, maka melalui pengacara keluarga kami sdr Lamsiang Sitompul SH MH akan menindaklanjuti dengan upaya hukum yaitu mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Balige. Kami juga merencanakan untuk melaporkan secara pidana dengan dugaan tindak pidana keterangan palsu karena telah mengaku ngaku sebagai ahli waris Sipukka Huta Lumban Silo
Kakeknya sdr drs MARTUA SITANGGANG MM (mantan Wakil Bupati Samosir 2021-2024) yang bernama Jayman Sitanggang, lahir dan tumbuh besarnya di Muara, lalu setelah dewasa mencari pekejaan di Samosir sebagai Mandor di Tele. Awalnya Jayman Sitanggang menumpang di rumah kerabatnya di daerah Panatapan lalu pindah ke sekitaran Pasar Pangururan. Ketika kakek kami Sindak Sitanggang Silo yang mengetahui ada marga Sitanggang Silo yang tidak memiliki rumah pribadi, mengajak Jayman Sitanggang Silo untuk tinggal di Huta Lumban Silo. Dan selanjutnya Jayman Sitanggang Silo pun menetap di Huta Lumban Silo. Sebagai salah satu tanda khas Sipukka Huta di suku Batak Samosir tampak pada Opung Tongam Sitanggang Silo (ayahanda dari Opung Sindak Sitanggang Silo) yaitu memiliki rumah Batak dan posisi rumah Batak itu ada di tengah tengah Huta Lumban Silo. Sedangkan rumah Jayman Sitanggang Silo  yang statusnya menumpang, hanyalah berupa rumah dinding papan. Rumah Batak peninggalan leluhur kami Opung Tongam Sitanggang Silo itu diperkirakan telah berumur 140 tahunan lebih dan masih ada sampai sekarang. Jadi sekalipun kami keturunan Opung Tongam Sitanggang Silo merantau ke berbagai daerah, dengan adanya rumah Batak peninggalan Opung Tongam Sitanggang Silo itu menjadi salah satu bukti bahwa Opung Tongam Sitanggang Silo lah sebagai Sipukka Huta di Huta Lumban Silo. Garis pertama dari anak pertama laki, cucu pertama laki dan kini cicit pertama laki dari Opung Tongam Sitanggang Silo bernama Darwin Sitanggang Silo, keponakan saya yang kini tinggal di Kabanjahe, demikian Sudung Sitanggang mengakhiri pembicaraan (red)


















