29.1 C
Jakarta
Selasa, Februari 3, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Diskominfo Buka Ruang Diskusi Dengan FJP

Warta.in, Purwakarta – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menerima kedatangan sejumlah wartawan yahg tergabung dalam Forum Jurnalis Purwakarta (FJP) di Aula Diskominfo, Senin, 26/01/2026.

Kehadiran wartawan tersebut dalam rangka berdiskusi terkait kerja sama publikasi media tahun 2026 dan langsung diterima Kepala Dinas Kominfo, Hendra Fadly atau yang sering di sapa Ucok yang  didampingi beberapa Kepala Bidang.

Suasana yang dinamis nampak jelas selama diskusi berlangsung. Dalam paparannya Kadis Kominfo menjelaskan mengenai kerja sama publikasi media melalui aplikasi Simedkom.

“Semuanya kami lakukan bukan untuk memperumit terlebih menjegal proses kerja sama. Akan tetapi Simedkom hadir sebagai salah satu sarana untuk menjawab tantangan tekhnologi dan pemenuhan asfek tranparansi,” jelas Kadis.

“Kami dari Diskominfo berkewajiban untuk melindungi rekan-rekan wartawan terutama wartawan Purwakarta. Ini komitmen kami dan tidak ada tawar menawar terkait komitmen ini,” tambahnya.

Ketika dipertanyakan seputar issue yang berkembang di luar bahwa ketika beberapa persyaratan tidak terpenuhi maka secara otomatis tidak bisa bekerja sama, dengan tegas Kadis menyatakan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar.

“Kami dari Diskominfo dan saya sebagai yang diberi amanah menjadi Kepala Dinas tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu. Bahkan kalau pun ada beberapa kekurangan persyaratan atau kendala kami akan fasilitasi dan pasti di bantu,” tegas Ucok.

Ditambahkan Ucok, penurunan drastis pagu anggaran kerja sama publikasi media untuk tahun ini berkaitan dengan efisiensi anggaran.

“Untuk tahun 2026 ini betul terjadi penurunan anggaran yang kami terima dan hal ini berkaitan dengan efisiensi. Tahun ini anggaran belanja jasa publikasi sebesar Rp350 juta. Dan semuanya pasti kita kelola sesuai regulasi dan mekanisme semestinya,” kata Kadis.

Masih menurut Ucok, Diskominfo akan berupaya keras mencari solusi guna adanya penambahan anggaran kerja sama publikasi media sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang ada. Ia juga mengatakan rasa optimisnya akan adanya penambahan anggaran pada anggaran perubahan nanti.

“Kami akan berupaya keras supaya ada solusi terbaik dan adanya penambahan anggaran untuk kerja sama publikasi media,”  tegas Kadis mengakhiri.

Momentum diskusi ini menjadi ruang yang sangat baik dalam rangka memperkuat sinergitas komunikasi antara pemerintah daerah melalui Diskominfo dengan para insan pers di Purwakarta. Hal ini juga bukti nyata Diskominfo Purwakarta tetap berpegang dengan komitmen memberikan perlindungan terhadap insan pers Purwakarta. (ds)

Berita Terkait