Warta.in, Jember – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Projo Jember menyatakan kesiapan untuk turut menyukseskan Konferensi Daerah (KONFERDA) Projo Jawa Timur yang akan digelar di Malang pada 12 April mendatang. Menjelang pelaksanaan acara tersebut, dinamika dan semangat konsolidasi mulai terasa di internal organisasi.
Ketua DPC Projo Jember, H. Muhamad Sholeh, SH., M.Si., dipastikan akan menghadiri KONFERDA tersebut bersama jajaran pengurus lainnya. Ia menegaskan bahwa Projo tetap berkomitmen berada di garis rakyat dan siap mendukung penuh agenda rutin yang diselenggarakan oleh DPD Projo Jawa Timur.
“Kami mengapresiasi dan siap menyukseskan KONFERDA sebagai bagian dari konsolidasi organisasi,” ujar Muhamad Sholeh saat ditemui wartawan.
Menurutnya, KONFERDA kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi total mesin relawan. Ia menekankan pentingnya keselarasan dalam satu komando, dengan mengedepankan soliditas, loyalitas, serta kesiapan menghadapi dinamika politik ke depan.
“Kami dari DPC Projo Jember siap memberikan dukungan penuh kepada DPD Jawa Timur. Seluruh elemen relawan, dari tingkat daerah hingga akar rumput, diharapkan hadir dan menunjukkan soliditas tanpa celah,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Projo Jawa Timur menyampaikan bahwa gaung KONFERDA sudah terasa hingga ke basis-basis militan yang selama ini menjadi tulang punggung gerakan Projo.
“Ini bukan sekadar KONFERDA, tetapi momentum penegasan arah dan kekuatan organisasi. Seluruh kader harus berada dalam satu barisan, tanpa ruang bagi sikap ambivalen,” tegasnya.
Kota Malang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan bukan tanpa alasan. Selain dikenal sebagai kota strategis dengan dinamika politik yang cukup tinggi, Malang juga dinilai sebagai simbol kebangkitan gerakan relawan yang konsisten mengawal agenda kebangsaan.
Pengamat politik lokal, Gus Sa’dulloh, menilai KONFERDA ini berpotensi menjadi titik balik dalam konsolidasi relawan di Jawa Timur. Menurutnya, Projo memiliki posisi strategis sebagai kekuatan non-partai yang mampu memberikan pengaruh signifikan dalam peta politik nasional.
“Jika mesin relawan ini benar-benar dioptimalkan, dampaknya bisa meluas hingga tingkat nasional. Ini bukan gerakan biasa,” ujarnya.
Sejumlah isu strategis diperkirakan akan menjadi pembahasan utama dalam KONFERDA, mulai dari arah dukungan politik ke depan, penguatan jaringan relawan, hingga strategi menghadapi kontestasi politik mendatang. Selain itu, sejumlah figur potensial juga diprediksi akan turut mewarnai dinamika forum.
Ketua Bidang OKK Projo Jawa Timur, Sulistyanto, memastikan bahwa jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) akan hadir langsung dalam agenda tersebut.
KONFERDA yang akan digelar pada 12 April mendatang diharapkan menjadi momentum penting untuk menguji soliditas, menghitung kekuatan, serta menentukan arah perjuangan organisasi ke depan.































