28.1 C
Jakarta
Senin, Februari 23, 2026

Wartawan Investigasi

Pencari Bukti Yang Tersembunyi

Dukung Program nasional ,Tanam Jagung dan Kedelai adalah Program Ketahanan Pangan Desa Tik sirong.

Warta.in-Lebong, Bengkulu.

Pemerintah Desa Tik Sirong Kecamatan Topos Kabupaten Lebong ikut serta Penanaman jagung dan Kedelai sebagai bentuk dukungan bagian dari program ketahanan pangan swasembada melalui Dana Desa Tahun 2025.

Semuanya di ungkapkan Pjs Kepala Desa Tik Sirong Mar’a S.Pd setelah selesai dibahas dimusyawarag desa Penetapan APBDes dan musdesus pembentukan Koperasi Merah Putih di Lokasinya Desa Tik Sirong, Jumat (16/5/25).

“ Pemdes bersama Masyarakat Siap menjalankan Program tanam jagung dan kedelai,Tujuannya untuk menunjang produksi disektor pertanian dan kemakmuran bagi warga desa Tik Sirong,” Ungkap Mar’a kepada awak media ini.

Masih Mar’a melanjutkan, dengan ketahanan pangan tanam jagung dan kedelai, pemdes Tik Sirong bersama warga bisa menunjang agar ketersediaan pangan meningkat dan bisa berkurangnya memperoleh kebutuhan desa di luar desa Tik Sirong, karena desa Tik Sirong merupakan daerah yang lumayan jauh dari pasar , misalnya untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari seperti bahan pangan dan Desa Tik Sirong juga diketahui termasuk bagian dari desa pedalaman.

Tambah mar’a menjelaskan bahwa Program ketahanan pangan ini juga merupakan prioritas pemerintah pusat untuk meningkatkan /menunjang produksi disektor pertanian dan memperkokoh ketahanan pangan nasional.

“ kami kan tahu Jagung itu perintah pak Presiden agar ditanam,Pemdes harus kolaborasi nya sama Polisi, dan wajib kita jalankan, kalau tanam kedelai itu pemdes dengar kata pak Bupati, pak Azhari agar pemdes sama masyarakat tanam kedelai,” tambahnya.

Saat wak media menanyakan kapan Pemerintah Desa akan mulai melaksanakannya, Pj kades langsung jawab tunggu pencairan Dana Desa (DD) tahap pertama cair, sudah cair langsung dilaksanakan.

” Program kita laksanakan untuk tanam jagung dan kedelai cepat cair DD tahap pertama, uangnya sudah bisa kita tarik langsung kita kerjakan,Nah kan di aturannya itu 20% dari DD kita tarik lalu ditransfer ke rekening pengurus Bumdes Tik Sirong, jadi kita percayakan pengurus Bumdes sebagai tim pengelola ketahanan pangan nya, ” Tutupnya.(A)

Berita Terkait